Larut dan senyap malam ini
Aku tak mengerti pada siapa aku mengingatnya
Aku pun telah lupa pada apa aku mengikatnya
Gelap Tak berbintang aku hitung sendirian
Entah kekiri atau lagi kekanan aku tak berhaluan
tak ada pencarian
tak ada Pengharapan
Aku menjadi tak mengerti apapun
Tak mengenali siapapun
Menjadi berdiri dengan kedinginan
meruntuhi embun di rerumputan kebasahan
Menghirupi penatnya malam
seperti ribuan tahun aku tegak dan bosan
Popularity: 2% [?]
Tulisan kepada teman teman yang merasa peduli dan memiliki desa Donorejo
Hidup di perbukitan menoreh dengan suasana sejuk serta potensi alam yang tiada duanya memang membuat serasa Desa Donorejo adalah Tanah Sepenggal Surga bagi saya mekipun saya bukan asli kelahiran desa Donorejo Kec Kaligesing
Dimana bumi kita pijak di situ langit kita junjung itu adalah pepatah yang selalu terngiang setiap saya berada di manapun meskipun bukan tanah kelahiran Read the rest of this entry »
Popularity: 4% [?]
Tags: agamis, bukit, Desa, donorejo, Gunung Kelir, Gunungkelir, jalan, Kaligesing, Kambing Etawa, memandang, pedalaman, purworejo, rakyat, ternak
Aku kelu dan menjadi bisu
ketika kalimat kalimatmu membisikan tentang jalan jalan yang kau anggap benar
bau wewangian kala gelap di hiasi hujan membuat aku bergidik ketakutan
ada mata memerah memandang aku dengan tajam
seperti hendak membakar isi kepala dan hatiku yang bimbang
tujuh bayangan berjubah putih memandang aku dengan sendu
tanpa wajah hanya rata seputih kertas
haruman mendirikan bulu roma itu semakin menusuk hidung
ketika bayangan hitam berkelebat dan bergumam
jalanan berbelok ini telah disengaja Read the rest of this entry »
Popularity: 4% [?]
Tags: belajar, Gunungkelir, pengalaman, pesan, rakyat, Sudut pandang
Jika mengingat proses panjang kehidupan pribadi saya kadang membuat saya selalu bersyukur atas semua yang telah di lalui, masa kanak kanak di dalam bimbingan ayah dan ibu serta lingkungan ternyata membangun karakter yang unik dalam menghadapi banyak hal.
Terkenang Almarhum ayah saya yang selalu memberi petuah jawa jika sedang menghadapi keadaan entah suka atau duka terbiasa mengeluarkan pepatah jawa atau menyampaikan nasihat dengan di dasari pepatah
Contoh yang sering terucap dari almarhum adalah eling mulo buko ( ingatlah asal muasal ) yang biasa di sambung dengan eling tembe mburi ne ( ingat pada akhirnya ) Sepintas hanya beberapa kalimat namun jika ayah saya sedang menjabarkan bisa sepertiga malam membahasnya . Read the rest of this entry »
Popularity: 5% [?]
Tags: belajar, blogger, gentho, Gunung Kelir, guru, jalan, kontraktor, menulis, pedalaman, penulis, Sejarah, Sudut pandang, Suzuki modif, teladan
Saya sering dan teramat sering memploting diri saya sebagai rakyat dengan kasta paling rendah , dimana saya menjadi bebas sebebas bebasnya dalam bertingkah laku maupun berbicara tanpa rasa segan dan sungkan.
Dalam banyak kesempatan saya selalu berusaha memposisikan diri sebagai masyarakat yang memiliki derajat paling rendah sekalipun agar saya merasa hidup lebih mudah untuk di jalani.
Duduk setara dengan para petani , minum bersama ngobrol ngalor ngidul tanpa beban dengan tetap saling menghormati satu sama lain. Read the rest of this entry »
Popularity: 5% [?]
Tags: angkuh, blogger, internet sehat, katak dalam tempurung, keblinger, komunitas, menulis, pesan, selebblogg, social media, sombong