Dalam perluasan wawasan pengetahuan saya sering sekali saya membaca postingan para bloger yang menurut pribadi saya sebagai Inspirator dan hebat dalam berpikir serta sebagai sumber pengetahuan pribadi saya. Seperti Mbah Ersis , Mbah Sawali , Mbah Kyai Slamet , dan para Bloger yang lain , guna menambah wacana wawasan dan ilmu pengetahuan,
malam ini terhenti saya oleh tulisan mas Yeni dalam judul yang menarik dan mengulas tentang pendahulu dan penerusnya
Kemudian saya teringat juga tulisan Mbah Kyai slamet tentang mafia selangkangan dan se abrek kebobrokan Negri yang di litaskan
Dalam benak menjadi ingat saya tentang Tragedi Tumapel dimana Ken Arok yang Ngiler melihat kain jarit Ken Dedes yang tersingkap serta nampak kemulusan sesuatunya, padahal Ken Arok tahu kalo Ken Dedes adalah Istri Ndoro Juragannya kala itu ( Tunggul Ametung )
Tunggul Ametung adalah bekas perampok yang di rekrut jadi penggede Oleh Kertajaya yang akhirnya mati oleh sebilah keris bikinan Empu gandring yang di pakai oleh Kebo Ijo ,
Kemudian datanglah pahlawan Ken Arok yang menyelamatkan dan membunuh Kebo Ijo dengan keris yang sama .
Ken Arok kemudian memanfaatkan kekosongan pemimpin sekaligus mewakili Tunggul Ametung dalam urusan birahinya pada Ken Dedes ( Putri dari Mpu Purwa ) yang sudah menyimpan benih dari Ametung yang setelah lahir di beri nama Anusapati.
Tragedi berlajut dengan terus terhiasi pertumpahan darah dari sang Mpu Gandring yang terbunuh oleh Ametung kemudian Ametung terbunuh oleh Kebo Ijo dilajut Ken Arok Membunuh Kebo Ijo dan Ken Arok sendiri akhirnya mati juga di bunuh oleh Anusapati anak tirinya.
Mengisahkan Ken Arok kembali yang dulunya bekas perampok Akhirnya sukses menguasai Kediri , kembali mengibarkan tahta Singosari .
Dari Genetika Ken Arok dan Ken Dedes kemudian run temurun ke para penguasa Tanah Jawa Selanjutnya
KenArok,Anusapati,Tohjoyo,Ranggawuni,Kertanegara,Majapahit dari Wijaya seterusnya Tribuana,Hayam Wuruk,Wikramawardana,Suhita,Kertawijaya dan urutkan terus sampai pada Pajang .Hadiwijoyo dan seterusnya
Jadilah mereka pendahulu pendahulunya lantas bagaimana dengan penerusnya dan sepertinya tragedi tersebut berlanjut .
Pendahulu yang perampok diwariskan pada para koruptor ,sedangkan kebiasaan Ken Arok melihat paha dilanjutkan juga wahhhh ,
Memang begitu dan tak jauh dari itu dari pendahulu dan penerus nya betapa ngerinya andai hal ini tak terhenti .
Lantas akan semakin seperti apa Negeri kita , bila para pengambil kebijakan di negeri kita mewarisi darah Perampok dan memiliki kegemaran melihati selangkangan atau kita kembali menunggu Petruk Jadi Ratu ( tapi Petruk kan cuman pewayangan ) jadi yah berharap saja mendapat pemimpin yang mewarisi kearifan dan kebijakan pendahulunya ……………
Alangkah kacau dan berantakan ketika sebuah negri dipimpin oleh perampok ( mending kalo ngerampok negara lain ) rakyatnya sendiri .
Jadi kadang timbul pertanyaaan dalam benak saya dari rakyat yang biasa sekalipun karena pandai merampok dan lihai pengetahuannya tentang ke pahaan lantas memaklarinya jadilah dia raja juga ( enak dong ) walau saat kampanye wih wihhhh menebar seribu janji. Lah
Sampai kapan juga kebobrokan ini terhenti sedang pahlawanya memiliki kesamaan genetika dasar yang sama dibasmi oleh keturunan yang memiliki warisan darah dan kesamaan profesi bawaan dasar ………dasar perampok
Wish embuhlah saya ini kan cuman rakyat kasta paling rendah dan nggak ngerti masalah negri ataupun negara jadi biarlah saya cari duit dan ngumpulin beras ajalah buat makan mungkin antara pembaca bakal menjadi raja ( minimal raja koment )
atau pandangan saya mengenai cerita mbah saya tentang para raja tersebut kliru ya tolong benarkan
Popularity: 2% [?]
Tags: bahasa, memandang, negara, partai, pesan, politik, presiden, rakyat, Sejarah

Desember 29th, 2008 at 13:16
asal kita jangan jadi perampok
Reply
genthokelir Reply:
Desember 29th, 2008 at 14:35
lagi enggak mas Andi salam kenal dan terima kasih
Reply
Desember 29th, 2008 at 13:48
Semoga bisa cepat sadar, sebutannya jadi ‘mantan perampok’. Daripada mantan cah soleh, hehe
Reply
genthokelir Reply:
Desember 29th, 2008 at 14:34
genthokelir ituh mantan maling kali yah hahaha kang Dony
Reply
Desember 29th, 2008 at 13:56
repost iki. wes tau moco ng blog lawase sampean. btw sampean mari kerampogan yo.
kekekekeke
Reply
genthokelir Reply:
Desember 29th, 2008 at 14:34
wakakakaak lha yang lama mau hilang kan sayang kalo nggak saya pindah y
mantan perampok bertanya pada mantan kyai hahaha
Reply
Desember 29th, 2008 at 15:58
Aku ngrampok Etawane wae…
Reply
genthokelir Reply:
Desember 30th, 2008 at 01:02
monggo pak dhe
Reply
Desember 29th, 2008 at 16:54
Bener juga ya! Ada seorang Gentho yang duduk di palenggahan. Beruntunglah saya, kawulo alit yang sempat berkunjung ke palenggahan, tidak harus berdesak-desakan di pasamuan… Sukses kang Gentho!…
Reply
genthokelir Reply:
Desember 30th, 2008 at 01:03
hahaha di balik kelir adalah tempat petinggi sedang di depan kelir adalah para penabuh hahaha bisa juga sampean
makasih atas sharingnya mas
Reply
Desember 29th, 2008 at 16:59
Hua ha ha… gambare lutjuy…. Gentho dikeroyok blogger…
Reply
genthokelir Reply:
Desember 30th, 2008 at 01:04
di keroyok Rampok hahahaha
Reply
Desember 29th, 2008 at 18:28
jangan2 para petinngi partai itu masih ada keturunan dengan yang namanya ken arok Kang…..gimana kalo mreka kita minta melakukan pembuktian terbalik dengan test DNA?
Reply
genthokelir Reply:
Desember 30th, 2008 at 01:04
sebelum jadi dewan atu pejabat tes dulu hahahahaa
Reply
Desember 29th, 2008 at 21:28
fotone sing pas mlayu kok ra ditampilke.. wkwkwkwkwkkw….
Reply
Desember 29th, 2008 at 21:48
huwa….ini cerita ama potonya kok gak sama nuw….
Reply
genthokelir Reply:
Desember 30th, 2008 at 01:06
hahaha kan sama sama di Rampok apa rampoknya di pukulin gitu hahaha
yang datang bawa ilmu di rampok sama gentho dan akhirnya pukulin saja
hahahaha
makasih kunjungannya keluarga kami merasa terhormat sekali atas kunjunganya mas salam untuk teman teman jawi wetan
Reply
Desember 30th, 2008 at 08:26
ndak masalah punya moyang begal, kecu, maling. sebagian orang ostrali bermoyangkan bromocorah yang sebagai napi dikirim ke benua baru…
Reply
genthokelir Reply:
Desember 30th, 2008 at 08:28
selamat pagi paman selamat Natal dan Tahun Baru sukses dan sehat selalu “weh Gak nyambung saya hahaha “
Reply
Desember 30th, 2008 at 09:15
Nenek moyang ku orang pelaut kok..
btw: kayaknya seru banget pemandangan dari gunung mu..jadi pengen, nanti kalau ke Jogja tak ajak sandal nganterin
Reply
genthokelir Reply:
Desember 30th, 2008 at 09:32
Alangkah terhormatnya warga gunung kelir dan keluarga saya jika mas
Iman Berserta rekan berkenan berkunjung ke Gunungkelir
selamat tahun baru maas
Reply
Desember 30th, 2008 at 09:53
Wuah, topik berat kiye
lha, trus.. sapa ngrampok sapa, jadinya? *muka polos*
hehe..
Met Tahun Baru!
Reply
genthokelir Reply:
Desember 30th, 2008 at 12:33
met ulang tahun juga untuk pradna
sukses selalu untuk blognya
Reply
Desember 30th, 2008 at 09:58
wah-wah.. ini ceritanya bakalan panjang.
btw, tuch gambar koq gak mencerminkan ttg perampok? malah kaya orang maling digebukin.. hehee
Reply
Andy MSE Reply:
Desember 30th, 2008 at 10:31
lha itulah gentho ketangkep dan digebukin blogger…
Reply
gajah_pesing Reply:
Desember 30th, 2008 at 11:18
TOSS !!!
Reply
genthokelir Reply:
Desember 30th, 2008 at 12:33
lha itu rampoknya
Reply
genthokelir Reply:
Desember 30th, 2008 at 12:34
itu rampoknya ketangkap trus di gebukin
Reply
Desember 30th, 2008 at 17:08
duh, nenek moyang ken arok pun nabi adam juga.
sejak keturunan pertama beliau sudah terjadi pertumpahan darah karena memperebutkan istri. makanya ken arok pun begitu.
ah, asal kita saja yang gak begitu, udah tau kalau itu salah. ya kan, mas totok?
Reply
genthokelir Reply:
Desember 31st, 2008 at 07:30
betul mbak dari Nabi semua
dan memang tradisi perebutan tahta dan istri itu dari dulu ya Mbak tentu karena urusan shahwat dan kekuasaan orang tega ,membunuh dalam jaman sekarang pun banyak orang melepas ikatan persaudaraan karena kekuasaan
selamat tahun baru mbak
Reply
Desember 30th, 2008 at 18:33
w2ah, salut dengan tulisan mas totok yang makin kritis dan mengigit. underaning perkara negeri ini sebenarnya memang bersumber dari “trinitia”. konon begitu, mas totok, harta, tahta, dan wanita. lakon2 yang tergelar dalam lakon ketoprak pun seringkali mengangkat 3 tema itu, kalau bukan rebutan kekuuasaan dan harta, pasti ttg masalah wanita. hehehe …. semoga saja segera hadir “Malaikat Penyelemat” yang mampu membersihkan negeri kita dari bromocorah dan broker kekuasaan.
Reply
genthokelir Reply:
Desember 31st, 2008 at 07:33
saya hanya berpikir apa tragedi tumapel itu terulang kembali ya pak Sawali
cuman sekarang berganti nama bukan arok tapi alur ceeritanya dari jaman sukarno kayak mendekati TRAGEDI Tumapel
Reply
Desember 31st, 2008 at 09:56
Pantesan di negara kita banyak perampok, ternyata…
Reply
genthokelir Reply:
Januari 1st, 2009 at 08:40
mosok tho mas
hahahaha
Reply
Desember 31st, 2008 at 20:45
met taon baru aja buat semuanya
Reply
genthokelir Reply:
Januari 1st, 2009 at 08:40
selamat tahun baru juga hahaha
Reply
Januari 1st, 2009 at 01:47
Ah, saya beda sama Ken Arok. Lha ken arok lihat betis ken dedes aja udah ter….

Kalau cuman betis, lewaaat…
Heran juga ya? Jaman dulu ngeliat betis aja udah puyeng hehe
Reply
genthokelir Reply:
Januari 1st, 2009 at 08:41
padahal sampean melihat lebih dari betis aja baru ngliyeng ya mas hahaha
Reply
Januari 5th, 2009 at 11:44
bener mas..
biasanya klo polisi ngeburu plaku kejahatan, salah satunya dapet info or tertangkapnya plaku ya itu..di t4 slangkangan
Reply
Januari 5th, 2009 at 22:11
Keturunan perampok ndak papa mas, asal mentalnya gak mental rampok. Daripada keturunan baik2 tapi bermental rampok. Hayo…
Dan sepertinya, di negeri ini banyak yg golongan kedua, hehehe…
Reply
April 26th, 2009 at 16:31
kita jangn berkecil hati apabila kita keturunan perampok
tunjukan pada orang banyak, anak perampok belum tentu jadi rampok
Reply