Menjelang idul adha di lingkungan saya penjualan kambing jantan yang masuk dan layak untuk di jadikan kambing kurban menjadi laku keras , dan kadang sampai harus indent atau memesan beberapa bulan sebelumnya ,dan juga merupakan berkah dadakan untuk para petani ternak di lingkungan saya
Kambing pejantan di daerah saya memang tidak semahal kambing betina jikala kelasnya agak kurang memenuhi standart ,memang ada kalanya kambing pejantan etawa laku di atas rp 30 juta jikala masuk kategori pejantan tangguh
biasanya hanya pada saat saat menjelang idul adha kambing pejantan biasa yang tidak terlalu berkelas dan biasanya murah mendadak menjadi mahal dan langka
dalam memenuhi kebutuhan kambing Korban biasanya para petani ternak memiliki kesempatan yang baik untuk menjual mahal kambingnya ,hingga kadang stok di daerah kami menjadi kurang
hari ini saya juga merasa kesulitan utnuk mencari tambahan kambing jantan untuk di korbankan bukan karena saya nggak mau cari ke luar daerah namun permintaan mbah kyai yang menstandarkan kambing untuk korban minimal memiliki kelas atau bentuk yang tidak jauh dengan yang saya pelihara
” mosok mas tok pelihara Kambing Etawa kok korbanya kambing kacang “
nah yang begini yang bikin repot aturan mbah kyai saya ,kalo berkurban harus sebagus peliharaannya , yah emang saya juga menerima secara logika , toh itu nanti manfaatnya buat saya juga maka pilih yang baik
nah akhirnya korban kali ini saya jadi merasa korban beneran dan benar benar belajar iklas untuk berkorban kenapa …….? karena akhirnya saya mengorbankan ROY
Siapa ROY dia adalah salah satu nama pejantan etawa saya yang saya pelihara dari tahun 2003 pejantan yang satu ini memiliki postur tubuh yang lumayan jangkung dengan jenggot yang bagus dan memang banyak di antara petani ternak di lingkungan saya mengambil anakan dengan cara mengawinkan indukan mereka dengan si ROY , memang para peternak di lingkungan saya biasanya memberi nama para pejantan dengan nama nama seperti bandot,sentot,prakoso,gendon,dll
namun untuk beberapa pejantan saya memang memiliki nama yang lain ada yang bernama TOMY,ada BENTO,ada BAKRIE
untuk kambing betina jarang hanya beberapa saja tapi saya juga punya kambing betina yang saya kasih nama seperti NGATINI ,,DEWI….( Sensor ) silvia dll.
Namun karena untuk memenuhi jumlah dan dalam keadaan yang cukup mendesak maka saya memutuskan untuk mengorbankan pejantan nan rupawan bernama ROY
Senen Selepas Sholat Idul Adha resmi si ROY bersama 5 kawannya akan di sembelih di pelataran masjid Darul Muttaqien kampungku
Popularity: 2% [?]
Tags: Kaligesing, Kambing Etawa, Pejantan
Desember 6th, 2008 at 21:38
wekekeke …. pejantan tangguhnya yang dikurbankan bos. lha nanti ngatini sama dewi dikawinkan sama sinten bos ?
:D
Reply
Desember 6th, 2008 at 21:42
Semoga Ngatini,Dewi,Silvia,dan yang lain-lainnya. Akan mendapatkan Roy-Roy yang baru.
Tentunya lebih macho dan keren abis!( malam,mas )
Reply
Desember 6th, 2008 at 23:13
eh tuh pejantan tangguh bukannya lagi mau di jadiin ………………..
Reply
Desember 6th, 2008 at 23:16
ah kirain Roy yang ituh rupanya kambing etawa di kasih nama itu toh
eh udah ada yang namanya gugun belom mas
Reply
Desember 6th, 2008 at 23:46
Kirain soal roy suryo…gak tahunya soal kambing…kambngnya namanya kerena bener mas…..ada yang namanya George bush nggak?
Reply
Desember 7th, 2008 at 02:19
wah nama2 kambing pejantannya bener2 menggambarkan ketangguhan, mas totok, hehehe … selamat atas hwan kurbannya, mas totok, semoga membawa banyak berkah dan rezeki yang melimpah. kata kyai saya, berkurban hewan yang terbaik bukannya mengurangi rezeki, melainkan justru akan mendatangkan banyak rezeki tak terduga. selamat jalan roy, mudah2an dagingmu membawa berkah buat mas totok dan keluarga.
Reply
Desember 7th, 2008 at 05:48
Mas Totok kalau memberi nama kambingnya malah lebih bagus dari nama saya.
Wah, beli kambing sampai inden kayak beli Avansa ya Mas. Tapi memang jamannya seperti itu. Beli minyak tanah juga susah.
Oh ya, satenya boleh dikirim dong…
Reply
Desember 7th, 2008 at 09:16
Walah..
Kenapa ada yang namanya roy..
Untung gak ad nama belakang..
Reply
Desember 7th, 2008 at 11:47
mahal amat mas sampai 30 jt.
roy yang mana nih? apakah yang akan disembalih ini juga pakar..
Reply
Desember 7th, 2008 at 14:13
kirain ROY yang mana …
Reply
Desember 7th, 2008 at 14:58
horreyyy..aman niy mas dani ahmad, g ada lg yg nggugat!
Reply
Desember 7th, 2008 at 19:23
baca pertama langsung deh kebayang orang yang satu itu, eh.. ternyata.. kambing… ekekekekk
Reply
Desember 7th, 2008 at 20:31
Wah, kasihan si roy ya?
Karena harus menjadi korban.
Reply
Desember 7th, 2008 at 23:25
apa para betina yang lain gak sedih ditinggal roy
apa pesan terakhir roy untuk para betinanya…?
Reply
Desember 7th, 2008 at 23:37
Waduh … tetapi tak mengapalah, demi qorban. Met Idul Adha.
Reply
Desember 8th, 2008 at 01:38
selamat jalan roy
Reply
Desember 8th, 2008 at 02:20
kirain Roy itu,hehehehe…
Reply
Desember 8th, 2008 at 19:18
Oalah… Jenenge kok apik-apik tho. Hehehe.
Reply
Desember 8th, 2008 at 20:31
nah, inilah esensi berkurban: keikhlasan. hehe!
punya kambing etawa yang keren-keren dan sudah cukup nisabnya, malah mengorbankan kambing kacang. haha! kena, deh.
tapi salut sama mas totok, juragan kambing yang sukses.
ditunggu deh hidangan sate si roy. (perasaan nama kambing kok lebih keren dari nama bloger ya, mas?)
selamat idul adha buat mas totok dan keluarga.
Reply
Desember 9th, 2008 at 15:47
berqurban dengan yang terbaik… sip sip sip
Reply
Desember 10th, 2008 at 20:03
Kok BAKRIE nggak ikut disembelih sekalian mas Gentho??? saya sebel sama bakrie… hehehe
Reply
Desember 11th, 2008 at 23:24
huuaahhaaa…. tak kira roy siapa gitu….
Reply
Desember 31st, 2008 at 10:05
semoga bisa ikhlas mas…
Reply
April 26th, 2009 at 16:48
ray dadi DPR RI
Reply