Disela waktu antara pekerjaan yang menghimpit saya menyempatkan satu hari untuk mendatangi pasar Kambing Etawa yang terletak di Desa tempat kelahiran saya ( bukan tempat tinggal sekarang ) , Desa Pandanrejo ,Kec Kaligesing ,Kab Purworejo.
Pasar Kambing Etawa di gelar setiap hari Sabtu pada setiap minggunya , sudah barang tentu disana berkumpul beberapa kambing sekaligus berkumpul beberapa Pedagang dan pembelinya .
Hari sabtu ini memang cukup cerah setelah beberapa hari di guyur hujan terus menerus ,hingga keleluasaan para pedagang tertumpah hari ini .
Saya berkeliling pasar sambil mengamati berbagai kelas kambing yang di pasarkan disini ,memang tanpa sebuah keharusan kambing di pasar ini mengelompok dengan sendirinya ,namun terbiasa dan secara otomatis para pedagang itu sendiri yang memisahkan dengan sendiri kambing kambingnya berdasar kelas dan harganya.
Kelompok Pejantan juga terpisah sendiri dari para betina dan indukan , di kelas pejantan para pedagang juga membedakan atau mengelompokan berdasar dua kelas yaitu bakal Pejantan dan Pejantan yang sudah siap kawin ( bandot ) , Harga yang di pasang para pedagang juga sangat berfariasi dari 2,5 juta sampai yang berharga diatas 10 juta per ekornya .
Dalam setiap sabtu memang selalu ada Maskot yang selalu sensasional harganya, kali ini ada bakal indukan yang ditawarkan sampai seharga 15 juta .
saya menyempatkan waktu cukup lama untuk sekedar mengamati beberapa transaksi jual beli kambing yang dilakukan oleh para pedagang yang datang dari berbagai kota bahkan dari Malang,Madiun,Jember dan kota kota lain
Pagi yang cerah berangsur menjadi siang yang memanas aku melirik jam di Hp menunjukan pukul 12 .00 siang hari tak terasa telah berjam jam menikmati ramainya pasar dan mengamati berbagai jenis kambing yang bermacam macam , dan saya juga bertujuan membeli bakal indukan maka saya meminta tolong kawan yang biasa berdagang untuk membelikan saya dua bakal indukan setelah saya melirik calon kambing yang saya sukai .
Uniknya para pedagang ini kalo menawar sambil mengeluarkan uang dan di hitung kemudian berbisik bisik menyampaikan harga yang di tawarnya ,selanjutnya penjual akan menghitung uang yang di berikan tersebut jika cocok uang tersebut di terima namun jika kurang atau masih belum di kenan oleh penjual maka uangnya di kembalikan dan biasanya saling serah meyerahkan uang ,nah disini kalo kita tidak hati hati biasanya ada kawan penjual yang nimbrung dan menaikan harga ( combe ) dengan gaya ikut menawar , maka kita memang harus jeli serta hati hati ,jika kita tidak biasa sekali masuk di lingkungan pasar tentu akan berbeda harga sangat jauh .

Saya memang selalu memanfaatkan kawan kawan pedagang serta minta pendapat beberapa orang petani yang saya anggap sudah piawai dalam memilih kambing untuk di pelihara ,soalnya jika saya langsung ke penjual biasanya harganya mendadak mahal dan saya memiliki kelemahan menafsirkan harga serta menawarnya , alhasil hari itu saya berhasil mendapatkan dua bakal indukan melalui bantuan kawan saya dengan harga 4,5 juta dan 3,7 juta , sesaat setelah menitipkan kambing untuk dibawa pulang dengan truck angkutan pedagang kambing saya pun bergegas meninggalkan pasar Kambing etawa yang masih ramai itu .
jika anda berminat beternak kambing etawa silahkan datang ke pasar kambing seton di Desa Pandanrejo,Kec Kaligesing,Kab Purworejo
Popularity: 19% [?]
Tags: Gunungkelir, Kaligesing, Kambing Etawa, purworejo, ternak
Februari 17th, 2009 at 21:12
kabarnya kambing etawa ada serial numbernya mas gentho, udah dicek belum …
Luarange poool…
Reply
genthokelir Reply:
Februari 26th, 2009 at 20:24
haha ada mas bukan SN namun silsilah mas tapi itu sih nggak terlalu di amatin mas sekarang visualnya aja yang menantang mas
Reply
Februari 17th, 2009 at 21:34
dicap nggeh Pak?
Reply
genthokelir Reply:
Februari 26th, 2009 at 20:24
hahaha nggak juga mas bukan di cap tapi di tandai mas
Reply
Februari 17th, 2009 at 21:35
enak ndi kang ambune ambek rasane nek disate?
Reply
genthokelir Reply:
Februari 26th, 2009 at 20:25
enak di sate kang
Reply
Februari 17th, 2009 at 21:36
bos, terima pesanan gak?
buat kekahan nih … *kalem*
.
.
.
.
.
..**kabur**
Reply
genthokelir Reply:
Februari 26th, 2009 at 20:26
terima peanan untuk kambing kurban dan akikah hahaha hubungi 0275 2501254100
Reply
Februari 17th, 2009 at 21:39
wah. seandainya tanah seberang pesantren tdk terjual untuk operasional sekolah saya. pasti tak pake ngopeni kambing jenis ini Kang. hehhe…
Reply
genthokelir Reply:
Februari 26th, 2009 at 20:27
walah tapi tetep bisa di gaduh ke mas atau ada alternatif lain mas hahaha tetep semangat
Reply
Februari 17th, 2009 at 21:46
Weh regane larang tenan ki kang, pantes ra disembelih, mung digawe koleksi seng duwe
Reply
genthokelir Reply:
Februari 26th, 2009 at 20:27
koleksi kambing kang
Reply
Februari 17th, 2009 at 21:53
tanya: suatu saat bisa jadi murah nggak sih, harga ini kambing? *muka polos*
Reply
genthokelir Reply:
Februari 26th, 2009 at 20:28
bisa murah sih suatu ketika saat kambing sudah tidak produktif pasti akan di jual murah sebagai pedaging
Reply
Februari 17th, 2009 at 21:53
aku duwene mung wedus procol ro wedus kacang sing cilik menthik,la yen etawa kok gede men tho…
Reply
genthokelir Reply:
Februari 26th, 2009 at 20:28
hahaha etawa kambing besar kok kang memang lebih besar dari kebanyakan kambing jenis lainnya
Reply
Februari 17th, 2009 at 23:15
wuih larang yo jebule kambing etawa kuwi
Reply
genthokelir Reply:
Februari 26th, 2009 at 20:29
lumayan mahal sih tapi hasilnya juga berimbang kok sesui dengan modal yang kita keluarkan kok mas
Reply
Februari 17th, 2009 at 23:19
Mahal amir om….
nanti disate aja yach
Reply
genthokelir Reply:
Februari 26th, 2009 at 20:30
waduh kalo yang di sate ada jenis sendiri yang kecil kecil kambing bligon, randu ,gembel dll
Reply
Februari 18th, 2009 at 00:14
wah tambah akeh ae mas ternake..
Reply
genthokelir Reply:
Februari 26th, 2009 at 20:30
walah ini buat infestasi aja kok mas
Reply
Februari 18th, 2009 at 03:27
mas gentho kan bisa bikin anakan sendiri. koq masih beli?
Reply
genthokelir Reply:
Februari 26th, 2009 at 20:31
lha untuk nambah dan mempercepat pertambahan anakan kok mas
Reply
Februari 18th, 2009 at 04:35
Wah, kok larang!
Digabung iso dinggu tuku laptop jhe, Kang!
Tapi cocok juga untuk investasi ya sepertinya?
Reply
genthokelir Reply:
Februari 26th, 2009 at 20:31
iyo mas coba saja suatu ketika sampean estimasi harga etawa tersebut
Reply
Februari 18th, 2009 at 09:01
Di surabaya kalau mau berternak repot mas, karena nggak ada tempatnya.
Reply
genthokelir Reply:
Februari 26th, 2009 at 20:42
hiyalah kang Edy sebab di perkotaan susah tempatnya investasi disini saja kang Edy
Reply
Februari 18th, 2009 at 09:47
Rame banget Mas Pasarnya. Biasane Pasar Hewan pasarane pake itungan Kliwon, pahing dll.
Semoga Indukannya membawa rezeki yang lebih bagus.Amin.
Reply
genthokelir Reply:
Februari 26th, 2009 at 20:42
sini pasaranya tiap sabtu mas
makasih doanya mas
Reply
Februari 18th, 2009 at 13:45
kalau lihat kambing jadi ingat Sate, beda ndak rasanya sama kambing jawa biasa mas Totok
Reply
genthokelir Reply:
Februari 26th, 2009 at 20:44
agak beda dikit biasanya lebih terasa panas dalam tubuh aromanya juga agak lain kok pak
Reply
Februari 18th, 2009 at 13:59
Mas Gento,
Bisa di perjelas gak nih spesifikasinya mana yang harga 2.5 jt dan mana bakal indukan yang harganya samapai 15 jt. sehingga pembaca dapat gambaran yang jelas mana bakal indukan yang bagus.
Maturnuwun
Reply
genthokelir Reply:
Februari 26th, 2009 at 20:44
oke saranya nanti akan saya ulas lebih lanjut di kambingetawa .org
Reply
Februari 18th, 2009 at 14:15
beda banget ya sama kambing jawa atau domba gitu
Reply
genthokelir Reply:
Februari 26th, 2009 at 20:45
hiya beda tinggi beda berat dan jenis bulunya
Reply
Februari 18th, 2009 at 14:22
Aku pesen kambing ketawa aja..
Reply
genthokelir Reply:
Februari 26th, 2009 at 20:45
sampean yang di ketawain hahaha
Reply
Februari 18th, 2009 at 14:51
kambingnya dikasih nama apa mas?…
biasanya namanya keren keren.
Reply
genthokelir Reply:
Februari 26th, 2009 at 20:48
hehaaaa sampean rupanya cermat sekali mas hahaha ada sih nama nama keren cuman takut di publikasi
Reply
Februari 18th, 2009 at 15:06
jian…
tukang wedos tenanan
Reply
genthokelir Reply:
Februari 26th, 2009 at 20:48
wedus
Reply
Februari 18th, 2009 at 17:15
kaose kok pancet kaos kuthungan iku maneh si mas? hmm… ketoke aq iso bls dendam hahahaha
Reply
genthokelir Reply:
Februari 26th, 2009 at 20:48
aku duwe 12 pasang kok
Reply
Februari 18th, 2009 at 18:09
aku pernak ke pasar itu kebetulan untuk menemeni teman yang ingin memelihara kambing etawa ,kapan kapan klo aku ke situ bisa mampir ke rumah panjenengan nda yah
Reply
genthokelir Reply:
Februari 26th, 2009 at 20:49
walah mas mampir mas kalo kesitu yah kabari aku deket kok mas dari rumah aku
Reply
Februari 18th, 2009 at 18:34
Bahkan Harga kambing sekarang terimbas laju inflasi…
Dulu ketika Abu dikhitan, harga kambing hanya 100 ribu…
Sekarang sudah jutaan ya…
Reply
genthokelir Reply:
Februari 26th, 2009 at 20:49
hiya lah mas kan bbm juga naik harganya
Reply
Februari 19th, 2009 at 00:45
Mas Totok,
Saya menikmati foto-foto yang disajikan. Jadi ingat waktu kecil di kampung dulu. Kala itu ada pasar ternak, tapi yang dijual cuma sapi dan kerbau.
Rupanya ada cara tersendiri, ya, untuk transaksi jual beli. Inilah salah satu kearifan lokal yang tidak dipunyai ekonomi liberal yang bikin saya jadi fresh pengangguran.
Reply
genthokelir Reply:
Februari 26th, 2009 at 20:50
yah mudah mudahan para peternak tetep bisa menikmati hasil jerih payahnya mas
Reply
Februari 19th, 2009 at 02:57
wow kambingnya gede2 banget om????
Reply
genthokelir Reply:
Februari 26th, 2009 at 20:50
hiya kayak yang punya juga gede gede hahaha itu kambing jenis peranakan etawa
Reply
Februari 19th, 2009 at 09:24
Wew, ramai banget pasarnya…
Lha kalau ada yang ditawarkan sampai 15juta untuk satu ekor, apakah karena memang mempunyai kelebihan khusus, Mas?
Reply
genthokelir Reply:
Februari 26th, 2009 at 20:52
yang mahal biasanya karena karakteristik serta bentuk fisiknya sangat spesial mas dari panjang telinga , tinggi badan warna bulu , jenis susu dll
Reply
Februari 19th, 2009 at 11:50
kulakan wedus njih pak. Beternak kambing ato mau dijual lagi?
Reply
genthokelir Reply:
Februari 26th, 2009 at 20:52
wah buat di ternak sendiri mas
Reply
Februari 19th, 2009 at 12:16
kaya pasar ikan di negeri cupang aja….gimana di negeri kambing ya?
Reply
genthokelir Reply:
Februari 26th, 2009 at 20:52
negri kambing aman aman saja hahaha
Reply
Februari 19th, 2009 at 12:17
salam kenal,om….biar mahal kan investasi penting itu om.
Reply
genthokelir Reply:
Februari 26th, 2009 at 20:53
makasih mamajundi
Reply
Februari 19th, 2009 at 12:52
udah kaya lebaran haji aja tuh pasar
Reply
genthokelir Reply:
Februari 26th, 2009 at 20:53
welah ini terjadi hampir setiap sabtu mas
Reply
Februari 19th, 2009 at 14:37
wow, jadi inget masa bocah dulu….
Reply
genthokelir Reply:
Februari 26th, 2009 at 20:53
inget kenapa saat bocah dulu mas
Reply
Februari 19th, 2009 at 16:17
makasih atas infonya…
kapan2 maen dah….kesana….
Reply
genthokelir Reply:
Februari 26th, 2009 at 20:54
silahkan jangan lupa mampir ke gunungkelir
Reply
Februari 19th, 2009 at 16:47
walah larange kambing etawa, tapi iseh larang kambing ozawa ketoke…
tapi memang etawa itu sehat
Reply
genthokelir Reply:
Februari 26th, 2009 at 20:54
hahaha jelas kui mas
Reply
Februari 19th, 2009 at 17:36
Wuuiiiihhh… Seru banget nih pasar. Kebayang baunya =))
Reply
genthokelir Reply:
Februari 26th, 2009 at 20:54
kambing ini nggak seberapa bau kayak domba kok
Reply
Februari 19th, 2009 at 17:54
jan larang ra umum. motorku kalah larang. wedus tenan..
Reply
genthokelir Reply:
Februari 26th, 2009 at 20:55
disini sering mas kambing di tukar motor baru
Reply
Februari 19th, 2009 at 19:30
Wuih.. mahal ya? pasti ga bakal di potong dan di jadiin sate de, kalo di jual jadi sate kambing harga nya berapa ya? pastimahal banget deh..
Reply
genthokelir Reply:
Februari 26th, 2009 at 20:55
hahaha bisanya yang disate setelah kambingnya tidak produksi anak atau susu
Reply
Februari 19th, 2009 at 22:37
wah, sewaktu ke gunung kelir dan mendengar tuturan mertua mas totok, saya kepikiran utk bisa menyaksikan transaksi jual-beli ettawa di pasar kambing. tapi kayaknya keinginan saya itu tertunda, hehehe … suatu ketika mudah2an saya bisa menyaksikan betapa ramainya pasar kambing ettawa di purworejo itu.
Reply
genthokelir Reply:
Februari 26th, 2009 at 20:56
monggo mudah mudahan lain waktu Allah memberi kesempatan pak
Reply
Februari 20th, 2009 at 01:40
poro blantik lagi kumpul yo…
Reply
genthokelir Reply:
Februari 26th, 2009 at 20:56
iyo mung kurang komplit sampean gak enek
Reply
Februari 20th, 2009 at 04:44
Wah edan , larang tenan. Bisa buat beli motor
Di situ ada transaksi untuk ngawinin kambing gak? Mungkin ada germonya gitu, haha
Reply
genthokelir Reply:
Februari 26th, 2009 at 20:57
sampean meh ndaftar jadi germo po kang
Reply
Februari 20th, 2009 at 13:12
Sayang sekali saya kemarin ndak sempat bercengkerama dengan kambing etawa kang. Mudah2an lain kali saya bisa bareng anak saya nyoba praktek angon dengan anak dan istri saya ke tempat nejenengan. hehehehe
Reply
genthokelir Reply:
Februari 26th, 2009 at 20:57
silahkan mas kapan kapan maen sekeluarga mas
Reply
Februari 20th, 2009 at 15:56
Nggak tahunya kambing mahal yak……kalau sapi berapa tuh harganya…..berarti jauh lebih makmur orang daerah dibandingkan orang jakarta….orang jakarta punya supra x aja bolehnya ngredit…..hehehee
Reply
genthokelir Reply:
Februari 26th, 2009 at 20:58
hahaha memang pemandangan masyarakat miskin jarang di temui di pedesaan soalnya serba gotong royong hahaha
Reply
Februari 20th, 2009 at 16:43
Membaca “kambing etawa”, apa kambing (asal muasalnya) yang bulunya bisa diambil untuk wool Cachemire? Wool Cachemire lebih lembut dan lebih hangat dari wool domba. Harganya lebih mahal lagi.
Reply
genthokelir Reply:
Februari 26th, 2009 at 20:59
mungkin akhirnya produksi kesana namun kebanyakan lebih di budidayakan susunya untuk pengobatan dan kecantikan
Reply
Februari 20th, 2009 at 17:46
the uniquely Of Gunung Kelir. Ditengah perubahan zaman, masih ada nampaknya yang seperti ini ya…Saya baru lihat lagi kambing. Seru nih mas!
Reply
genthokelir Reply:
Februari 26th, 2009 at 20:59
lha saya asli ndeso kok mas hahaha
Reply
Februari 20th, 2009 at 20:14
mau beli kesana kejauhan pak.,,,
Bisa ditransfer, heheh…
Reply
genthokelir Reply:
Februari 26th, 2009 at 21:02
bisa nanti tak belikan dan diantar ( delivery order )
Reply
Februari 20th, 2009 at 23:24
rame banget,,,
Reply
genthokelir Reply:
Februari 26th, 2009 at 21:02
poool mas ramene
Reply
Februari 21st, 2009 at 12:40
Salam, Mas..
mau bikin bank kambing ettawa, Mas? Boleh dong nitip…
Reply
genthokelir Reply:
Februari 26th, 2009 at 21:02
wah boleh sekali
salam kenal kembali
Reply
Februari 21st, 2009 at 13:47
wah..perlu kesini tuh kalo mau beli yg bagus2
Reply
genthokelir Reply:
Februari 26th, 2009 at 21:03
boleh nanti di anterin sekaligus bonus kopi dan makan makan hahaha
Reply
Februari 21st, 2009 at 19:15
selamat malam bang
salam persahabatan selalu
salam hangat selalu
Reply
genthokelir Reply:
Februari 26th, 2009 at 21:03
terima kasih salamnya
Reply
Februari 22nd, 2009 at 17:59
saya jadi ingat lelang domba di easter show saat masih di sydney, mas totok. domba-domba dibariskan berderet, kemudian ada petugas kesehatan hewan dan petugas lelangnya di sana yang menilai para ternak yang dilelang.
hmm… melihat foto-foto mas totok, sepertinya ada paparazzi yang terus mengikuti nih. mas totok bener-bener juragan kambing etawa!
Reply
genthokelir Reply:
Februari 26th, 2009 at 21:04
paparazzi nya bawa sendiri hahaha
Reply
Februari 22nd, 2009 at 19:56
saya doakan bro smg kambingnya lekas beranak pinak *nanti kl dah banyak, sy beli yak *tentunya harga temeenn*
Reply
genthokelir Reply:
Februari 26th, 2009 at 21:05
terima kasih doanya kang wah lama nggak muncul sampean kemana aja nih
Reply
Khairuddin Syach Reply:
Februari 26th, 2009 at 22:59
Iyah niy lama ga berkunjung… | terkendala kesibukan sehari-hari. Maklumlah tinggal dikota besar yang penuh dg persaingan bro.. mau ga mau, kepala dibuat kaki, kaki dibuat kepala (jungkir balik mode on)
Reply
Februari 22nd, 2009 at 20:38
yakin deh juragan kambing bisa kaya kalo disan…
tulisan bagus mas
Reply
genthokelir Reply:
Februari 26th, 2009 at 21:11
hahaha makasih kang
Reply
Februari 22nd, 2009 at 22:28
Huhuhuhhuhu… skrg blum mrambah dunia kmbing etawa mas, tpi gpp sya ctat spa tw ada tmen atw knlan yg nyari2…
Reply
genthokelir Reply:
Februari 26th, 2009 at 21:11
hahaha makasih ada fee 2,5 % hahaha
Reply
Februari 22nd, 2009 at 22:40
yang pasti bau kambing ama bau duit ya jadi satu ya mas…
Reply
genthokelir Reply:
Februari 26th, 2009 at 21:12
hahaha bener mas sama sama baunya
Reply
Februari 23rd, 2009 at 02:58
Sama2 makannya rumput kok larange pol
Reply
genthokelir Reply:
Februari 26th, 2009 at 21:12
beda susunya kang hahaha
Reply
Februari 23rd, 2009 at 07:47
kambingnya minta 1 om????mampir lagi aku om
Reply
genthokelir Reply:
Februari 26th, 2009 at 21:14
hehhee boleh boleh ambil aja di kandang hahaha
Reply
Februari 24th, 2009 at 15:55
Wah.. iri… pengin juga punya kambing ettawah…
Reply
genthokelir Reply:
Februari 26th, 2009 at 21:14
kan udah ada toh
Reply
Februari 25th, 2009 at 18:53
trus klo dah sampe rumah kambingnya mo diapain mas?
Reply
genthokelir Reply:
Februari 26th, 2009 at 21:15
masukin kandang mas hahaha di pelihara
Reply
Februari 27th, 2009 at 20:21
Keren ada websitenya… Bisa tahu banyak tentang kambing….
Reply
Februari 27th, 2009 at 22:47
lha kalo yang kaos kutungan biru itu berapa mas harganya?
Reply
Februari 28th, 2009 at 23:23
kapan bisa dola maring pasar etawa yoooo
Reply
Maret 3rd, 2009 at 06:57
.
Meski sayah mesum, sayah bukan bandot lhoooo….
Reply
Maret 15th, 2009 at 19:02
istilah “kelas kambing”, bisa jadi berubah makna, niih..
Reply
Maret 16th, 2009 at 21:43
Itu, lelaki berbadan keren itu, yang berdiri di antara kambing-kambing itu, sedang apa dia di sana? Kok tampangnya mencurigakan begitu?!
Reply
April 19th, 2009 at 20:21
salam kenal buat mas gentho,,,,mas aku ini tinggal di majalengka jabar, gimna misalkan aku ingin beternak kmbing pe trus penjualannya itu hrus kemana,,yg prnah aku bca di web singapore bahwa kmbing pe bisa di produksi air susunya,,apakah dikita juga sudah ada yg menampung hasil air susunya itu,,seperti di ternakan sapi perah.trims bnyk sucses sllu mhon blasannya ini emailku bhezzet@yahoo.co.id
Reply
April 26th, 2009 at 13:40
mas getho,aku wong kaligesing juga,tepate sudorogo tapi siki lagi nglayap adoh.
piye nurut njenengan soal prospek ternak PE,soale aku yo arep nyobo melu nernak,
Reply
Juni 11th, 2009 at 20:59
wah ….. dadi kelingan dek cilik
cok melu nang SETON karo bpk
Reply
Juni 11th, 2009 at 21:08
lam kenal yo mas,aku cah pagertengah
saiki lagi manggon nang bekasi
Reply
Juli 22nd, 2009 at 11:18
mas tanya ya,akupunya induk bar diperah( beli baru( tapi dah tak kawinkan 3 kali kok gak bunting,gemana caranya biar cepet bunting?.saya kawinkan pas birahi lho. pasnya gemana ya trims
Reply
Oktober 7th, 2009 at 18:02
Dadi pengen ndelok2 nang pasar kewan pendem.
Rame banget yo mas saiki.ra koyo biyen
Reply
Oktober 7th, 2009 at 18:07
Aku dadi pingin ngingu Etawa.Nek diingu nang daerah rada
panas iso ra Mas.Soale daerahku Majalengka rada panas.
Trus anane kambing sing ra ono kupinge.Pengen njajal ae…
ngingu…
Reply
Oktober 15th, 2009 at 11:57
seandainya setiap kepala manusia indonesia wajib punya kambing…kiro2….guayeng ora…yo…monggooo….
Reply
Nopember 19th, 2009 at 16:16
aslkmww. ada saran utk pemula? yg pengen ternak kambing tp minim ilmu dan kocek…hehe? thx u
Reply