wife of yesterday 300x216 Kartini dan NgatiniHari kemarin adalah sebuah tanggal dimana di peringati sebagai hari Kartini .

Hampir semua di antara kita tahu dan mengerti siapa tokoh RA Kartini yang dalam sejarahnya yang memiliki keberanian untuk memperjuangkan kesetaraan derajat kaum wanita .

Di masa dulu memang peran kaum wanita dalam sejarah kita sangat terbatasi bahkan hanya sebagai pelengkap dapur dan sangat di jajah keleluasaan nya .

Dalam perjuangan RA Kartini berharap agar kaum wanita di Indonesia mampu memerangi kebodohan dan melawan keterbelakangan , agar kaum wanita memiliki kesetaraan dalam beberapa hal seperti berhak mendapat pendidikan yang setara dengan kaum pria.

wife of today 300x221 Kartini dan NgatiniIstilah Konco Wingking ( teman belakang ) yang dulu sering terucap dari bapak bapak yang menyebutkan istri sebagai teman di belakang kini sudah mulai di tinggalkan dan di ganti dengan pendamping hidup yang sudah memiliki kesetaraan sebagai pendamping seorang suami.

Peran perempuan dalam kehidupan seorang suami pada saat ini adalah seorang patner bukan lagi budak belian yang mampu di permainkan dengan semena mena ,

Disadari atau tidak bahwa keberhasilan keberhasilan yang kita miliki sebenarnya juga tidak lepas dari peran seorang istri yang mendampingi dalam setiap keadaan yang kita hadapi.

wife of tomorrow 300x193 Kartini dan Ngatinidi masa sekarang Peran wanita dalam segala hal hampir tidak ada pembatasnya ,bahkan dalam berkendara saja tak jarang perempuan menaiki kendaraan kendaraan yang jaman dulu hanya di  kendarai oleh pria, begitu juga dalam jabatan jabatan perusahaan juga sudah tidak lagi membedakan status kelamin.

Peran Perempuan dalam Pemerintahan di masa sekarang pun sudah banyak yang memiliki kepala daerah atau kepala dinas yang di perankan oleh perempuan.

Namun sebenarnya ada yang memprihatinkan jikala emansipasi itu akhirnya di salah artikan sebagai melawan status kewanitaanya bukan sebagai perlawanan terhadap kebodohan dan keterbelakangan.

pasar kambingRA Kartini baru saja kita peringati sebagai hari dimana kebangkitan perempuan dalam melawan kebodohan dan keterbelakangan.

Mudah mudahan banyak muncul Kartini kartini muda yang berbakat dalam segala kemanfaatan Karena saya di hari sabtu kemarin saya juga menyaksikan Ngatini  sebagai Kartini yang berdagang Kambing etawa di Pasar Pandanrejo

Nampak semangat yang tinggi di antara Para Pria dan kambing kambing

dan Selamat untuk para Kartini Kartini sekarang yang telah berhasil berpartisipasi dalam memperbaiki sisi kehidupan dalam berkeluarga,berusaha,dan bernegara

( Foto dan gambar di ambil dari koleksi mas Goenawan dan mbak Ririn )

Popularity: 4% [?]

49 Responses to “Kartini dan Ngatini”

  1. Kartini memang membawa dampak besar dalam pola pikir para perempuan indonesia salah satunya Ngatini, ketika haruss menyepadankan dengan peran suaminya dan kebutuhan keluarga dia pun ikhlas melakukan pekerjaan tersebut!

    *syukur poto ku ra metu maneh!

    Reply

    ciwir Reply:

    hahaha….
    njaluk ditokne po-o?
    wakakakakkkk
    aku jik nyimpen…

    Reply

  2. gambarnya mengerikan,
    tapi serial tv suami-suami takut istri membuktikan itu :P

    Reply

  3. Mas Tok

    aku ngga ngerti… ngatini itu apa? Nani sore?
    BTW keren tuh ilustrasi wife of yesterday, wife of today and wife of tomorrow….
    mas tok maunya pilih yang mana? hehehe

    EM

    Reply

  4. sejak era emansipasi bergulir, maka perempuan bukan sekedar di dapur, sumur dan kasur semata…

    Reply

  5. Aku pilih ngatini yang dari Solo aja :)

    Reply

  6. hidup perempuan!!

    Reply

    Juliet Bravo Reply:

    Hi Meylya

    Setuju banget dengan anda. Perempuan adalah mahkota dunia. Gak bisa bayangin kalo dunia ni tanpa perempuan. Hidup perempuan.

    Reply

  7. gambar wife of future-nya sadis boss.
    moga2 saja kesetaraan yang ada sekarang ini nantinya nggak bablas seperti itu.
    salam buat kambing…eh, ngatini. hehehe…

    Reply

  8. seng penting kaum hawa ora lali karo kodratne…..

    Iku koyone gambar suami-suami takut istri………

    Reply

  9. harapan kartini agar istri tidak lagi konco wingking agaknya sudah terwujud. Banyak yang dengan istri di ruang tamu, di garasi, di bahkan ada yang di kebun.. (tau tu hidden cam dari mana :D )

    Reply

  10. Kartini memang pejuang hak wanita Indonesia.. cuma kayaknya Kartinipun gak setuju jika akhirnya sesuatu yang dirintisnya justru… menjerumuskan wanita …. seperti di pict “Wife Of Future” di atas.

    Reply

  11. kartini tahun depan ko medeni ngunu gambarnya…
    hahahaha…

    Selamat Hari Kartini dan tetep semangat buwat Ngatini

    Reply

  12. Selamat Hari Kartini bagi seluruh para Wanita Indonesia, semoga terwujud sebuah kesetaraan gender secara proporsional di negeri ini sehingga gambar karikatur di atas *yang mengerikan itu* tidak perlu terjadi.

    Bagaimana bisnis Etawa-nya Kang? Semoga lebih maju dan sukses ya Kang.

    Reply

  13. pada awalnya dahulu perempuan yang menguasai sektor produksi, bahkan saat ini juga para pedagang perempuan lebih banyak di pasar-pasar tradisional. Hanya kejahatanlah yang mengusik perubahan pada sektor produksi karena kengacengan kekuasaan dari kaum adam yang merusuhi sektor produksi yang sebenarnya lebih tertata rapi jika perempuan kembali menjadi masinisnya…, coba KPK ada perempuannya niscaya lebih akan mendapatkan mangsa yang lebih banyak…

    Reply

  14. Ngatininya mana?

    Reply

  15. iyo. hubungane karo ngatini … (doh)

    Reply

    genthokelir Reply:

    di hari sabtu kemarin saya juga menyaksikan Ngatini sebagai Kartini yang berdagang Kambing etawa di Pasar Pandanrejo

    Reply

  16. dalam sejarahnya wanita2 sudahbanyak yg berpengaruh di dunia, sampai ada pepatah yg mengatakan bahwa wanita bisa menciptakan kedamaian ato peperangan.

    Reply

  17. Bagi perempuan Indonesia, met hari KARTINI

    Reply

  18. loh kartini kok jadi ke kambing…?
    gak mudeng aku iki…!!!

    Reply

  19. wanito = Wani diToto,saiki kudu dirubah dadi Wani Noto….itu baru wanita era sekarang…

    Reply

  20. Aku seneng Kartindeng…

    Reply

  21. setuju banget setiap pria hebat pasti didampingi oleh wanita hebat

    Reply

  22. Wah, wes mulih Mas?
    Sip, tulisanmu kukangeni jhe…

    Kartini? Ahuhu, sip
    Kebablasan? Nggak OK…

    Mereka menuntut hak tapi kadang lupa kewajiban:)

    Reply

  23. Salam kagem ngatini mas…

    Reply

  24. saia suka Kartini…

    (Kartini sing endiii….)

    Reply

  25. ngeri lihat karikatur yang ketiga mas
    semoga tak terjadi pd sy he..he..

    Reply

  26. emansisapi ih… apa ya arti emansisapi ? bukankah dari dulu wanita dan pria itu setara ?

    Reply

  27. Jadi, Ngatini itu siapa, Bos? Termasuk konco wingking mboten?

    @ Ciwir,
    Masih kurang satu, pupur!
    Jadi, di dapur, sumur, pupur, kasur, mudahan tidak kecebur!

    Reply

  28. Karikaturnya muanteb banget, Bos.
    Sangat-sangat menggambarkan kondisi sekarang dan yang akan datang. Hihihi.

    Wanita dijajah pria sejak dulu…
    Dibelikan perhiasan dan dimadu…
    Tapi kini seorang pria tak berdaya…
    Bertekuk lutut di depan kamar wanita…

    Reply

  29. terus nie ngatini EMPAT MATA ikut nggak

    Reply

  30. kartini2 muda sekarang banyak yang jadi “preman”…
    sungguh memprihatinkan, apalagi para kartini2 yang sekarang duduk di bangku sekolah saja sudah banyak yang menjadi preman dgn cara berkelahi dengan sesama maupun lawan jenis…
    semoga dengan tulisan kang Totok kali ini bisa membawa angin segar bagi para kartini2 di Indonesia…
    amiiinnn

    Reply

  31. hahahah.. lucu ilustrasi postingannya mas :)

    Reply

  32. salam kenal mas,
    tukeran links yuk…

    (lmao)

    Reply

  33. Emansipasi harus, keblabasan jangan

    Reply

  34. wakakaka. apa ini namanya emansipasi ya? emansipasi yg kebablasan? kayak reformasi aja. wakakaka… .

    Reply

  35. wife of yesterday aja ah…:)

    Reply

  36. semoga kartini2 muda yang datang belakangan tdk kebablasen dalam menafsirkan maknba kesetaraan gender yang kini tengah menjadi arus utama dalam acana dunia kaum perempuan.

    Reply

  37. Cari-cari kok nggak ada cerita tentang Ngatini ya…bingung membandingkannya.
    Menurutku, antara laki-laki dan perempuan memang harus saling hormat menghormati, baru hubungan rumah tangga berjalan mulus. Tapi kalau 3 gambar di atas, itu kok ya kebangetan…..saya kita peran ibu tetap merupakan hal yang sangat didambakan bagi sebagian besar perempuan. Dan rasanya ya nggak enak kalau ada perempuan menjajah laki-laki..kayak di sinetron “suami-suami takut isteri”

    Reply

  38. Budaya kita sesungguhnya sejak dulu sudah memuliakan perempuan.

    Kata ‘garwo’ misalnya, punya makna yang begitu egaliter. Garwo, sigaraning nyowo. Belahan jiwa.

    Di Jawa Barat, istri disebut pamajikan. Maksudnya diposisikan sebagai majikan.

    Reply

  39. zaman berubah, begitupun orang2nya…
    laki2 dan perempuan, semua itu adalah anak kandung zamannya…

    Reply

  40. Komen lagi ah!
    *sedang berhasrat jadi top komentator*

    Reply

  41. kalo ngatini temene tukul gelem aku bos !! wekek..kek…kek…

    Reply

  42. Wah… Sebagai kaum wanita sayah protes aah sama gambar wife of Today dan Wife of Future… Masa sih sampe segitunyah…
    Lagipula pada kenyataannya masih banyak wanita yang mendapatkan KDRT…

    Btw, postingannyah bagoeeeeeeessss….

    Reply

  43. guud story….apik apik apik…

    salam kenal yo mas…

    Reply

  44. mas Totok…Ilustrasinya apik tenan,,,bunda senyum senyum melihat ilustrasi itu…
    Tapi kok ora mudeng ya…soal NGATINI…nggak nyambung yah ?

    Reply

  45. Kartini jaman sekarang sudah menjadi wanita karier sesuai bidang msing-masing. Namun hendaknya tetap ingat peran utamanya sebagai ibu rumah tangga.
    Salam hangat dari Surabaya.

    Reply

  46. wah…wah hebat bgt buat Bu NGATINI, tetap semangat ya!!!

    Reply

Leave a Reply

You can use these tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>