penelusuran goaKegiatan penelusuran goa atau sering disebut caving memang merupakan kegiatan yang memiliki keasikan tersendiri, sebagai kegiatan olahraga berpetualang penelusuran goa memiliki berbagai tantangan yang unik serta berbeda dengan kegiatan olahraga hobi seperti mendaki gunung dan lainya.

Jika kita terbiasa mendaki gunung dan menuju puncak tertingi hingga kita bisa melihat luasnya dunia dan terbatasnya pandangan mata di alam terbuka yang benderang, namun penelusuran goa justru terbalik mencari lubang terdalam dan sempit diantara kegelapan.
seperti olahraga petualangan yang lain caving atau susur goa juga beresiko terhadap para penelusur (caver) serta memiliki resiko rusaknya goa yang kita telusuri.


Goa alam yang cantik dan menawan bisa saja menjadi kotor dan tercemari karena kecerobohan para penelusur, seperti yang terjadi di beberapa goa yang tergabung di kars Jonggrangan wilayah menoreh perbatasan Kabupaten Kulon Progo dan Kabupaten Purworejo, terpampang banyak tulisan tulisan tangan dari orang yang memasuki tanpa memiliki etika dalam penelusuran goa.

Sebagai contoh jika kita memasuki beberapa goa yang menjadi tempat wisata umum seperti Goa Kiskendho, Goa Seplawan, Goa Anjani dan lain umumnya rusak oleh corat coret orang yang tak memiliki etika dalam memasuki goa.

susur goaTidak sedikit pengunjung goa yang iseng menuliskan namanya atau bahkan mengambil potongan batu stalaktit, stalakmit yang indah menghiasi goa, mereka tidak menyadari bahwa itu merupakan kegiatan merusak bentuk alami sebuah goa.

Lantas apa saja sebenarnya yang mesti dihindari saat penelusuran goa agar tetap terjaga faktor alami goa, ada slogan para ahli penelusuran goa yang telah memiliki ilmu speleologi di antaranya adalah :

1. Jangan Mengambil sesuatu, kecuali gambar (foto)
2. Jangan Meninggalkan sesuatu kecuali Jejak
3. Jangan Membunuh sesuatu kecuali Waktu

Praktis dengan motto tersebut kita dilarang sekali mengambil barang barang yang tersedia oleh alam seperti bebatuan yang terpampang indah di dalam goa, dilarang membuang sampah apapun di dalam goa serta tidak diperkenankan membunuh mahluk hidup yang berada di dalam goa.

Desa Wisata DonorejoDalam kegiatan penelusuran goa juga memiliki resiko besar terhadap para penelusur maka dalam menelusuri goa, peserta hendaknya memiliki tehnik dasar penelusuran goa, pada goa goa yang masih perawan hendaknya penelusur harus memperhatikan faktor keamanan diri, alat pengaman diri wajib dikenakan para penelusur seperti helm (pelindung kepala) alat penerangan, sepatu, serta peralatan safety yang lain.

Pada penelusuran goa horisontal mungkin tak membutuhkan tali namun di beberapa goa vertikal penelusur harus mempersiapkan alat panjat dan memahami tehnik penelusuran goa dengan tali, salah satu tehnik penelusuran dengan tali dan populer sering kita sebut sebagai SRT (sigle Rope Tehnik)

Pada penelusuran goa yang belum dibuka untuk wisata hendaknya penelusur tidak diperkenankan sendirian atau sebaiknya membuat tim yang salah satunya sudah berpengalaman mengenai tehnik penelusuran goa.

Goa alam yang berada di bawah perut bumi juga memiliki resiko keterbatasan oksigen maka disarankan untuk selalu mencermati dan berjaga dengan membawa oksigen cadangan, dalam penelusuran juga harus memperhatikan sesama penelusur.

Menjaga kebersamaan tanpa menonjolkan kemampuan diri itu merupakan etika mendasar dalam olah raga petualangan.
Demikian sekilas etika dasar penelusuran goa untuk kwajiban serta hal penting dalam penelusuran goa banyak di bahas dalam ilmu speleologi, semoga sedikit tulisan ini bermanfaat menjadi bekal untuk menelusuri goa goa yang ada di sekitar menoreh dan wilayah lainya.

Anda tertarik untuk menikmati penelusuran goa mari akan kita antar anda menjelajah perut bumi yang gelap namun menjanjikan sensasi keindahan yang unik.

Tags: , , , , , , ,

One Response to “Etika Dalam Penelusuran Goa”

  1. Cover All Orange 🙂

Leave a Reply

You can use these tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>