Empan papan empan wektu #lamun sira banter aja nglancangi…….lamun sira pinter aja ngguroni ……lamun sira landep aja natoni Andaikan kamu cepat tak perlu mendahului….jika kamu pandai tek perlu menggurui dan tetkala kamu tajam tak perlu melukai…….

Mari kita lihat beberapa potong video yang sempat diunggah kawan kita mataharitimoer dan silahkan berapresiasi menurut cara pandang anda sendiri tanpa saya harus mengatur kemana arah pandangan opini anda


Nglungguhke dan nglenggahke dalam makna menempatkan dan menepatkan terima kasih atas apresiasinya

Tags: , , , ,

13 Responses to “Jathilan Ngopikere”

  1. berbagi itu….

    Seperti Matahari yang Tidak Memilih kepada siapa cahaya dipancarkan

    dan

    Bunga yang tidak membedakan kepada siapa keharuman ditebarkan

    (Musta’in)

  2. Sangar iki! Tradisional tenan. Unik! Taon depan adain lagi ya Mas’e…

  3. Karya dan cipta itu hanya bisa dirasakan…
    Tak butuh di “ekseklusif”kan…

    Thanks semuanya…
    Salam Hokya…

  4. Salut buat @gunungkelir yang total menjamu tamu di #NgopiKere. Kau memang makcrot, Mas. 😉

    Salam persahablogan,
    @wkf2010

  5. Tep aku kudu banyak belajar dari gali tobat kang totok gunungkelir. Disaat dunia online merubah orang lain menjadi modern kebablasan, kang totok malah membawa modernisaai ke arah kearifan lokal.

    Salam WTPN

  6. Seluruh hadirin diajarkan memahami luasnya budaya bangsa. Diajak berpetualang adrenalin dan rohani dengan kejadian tanpa duga. Diajak mengerti juga hal yang hampir punah macam ini amat banyak di negeri ini,apalagi tak pernah didukung pejabat.. siapa akan lestarikan.. budaya yang sarat makna,mitologis,legenda,historis darimana kita berasal

    Jangan pilih bibit waluyo #eh

  7. waaaah… seru… sayang waktu itu gak bisa hadir 🙂

    salam buat kawan2 yang datang dan keluarga di gunung kelir.. 🙂

  8. adain lagi dong :3

  9. mantep, jathilan jaran goyang

  10. Kesenian dalam konsep tradisional kita memag sudh harusnya di angkat dan diperkenlakan dengan dunia internasional, dan hal yang termudah yang bisa kita lakukan adalah di mulai dari diri kita dan lingkungan kita sendiri.

    Sukses selalu
    Salam wisata

  11. jadi pengin njathil…

  12. Karena buru-buru mau pulang, acara ini terpaksa saya lewatkan. Trims, Mas Totok, atas semua “kehangatan” yang kami temui di Gunung Kelir. (Saya tamu tak diundang, yang datang bersama Pak Sawali).

  13. semoga akan semakin banyak yang melestarikan budaya bangsa yang semakin tersisihkan

Leave a Reply

You can use these tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>