Berita tentang merapi dan banyak hal tentang bencana yang terjadi di Indonesia terkadang membuat miris hati dan pikiran, banyak kejadian banyak cerita yang berhubungan dengan prilaku manusia bagi saya malahan menumpuk menjadi sampah yang memenuhi otak yang malah mempengaruhi serta mengotori ruang hati ketika melihat banyak hal yang nampak serta terlihat .
Tentang kematian Mbah Marijan yang di warnai banyak komentar dari berbagai sudut pandang, terlebih mengenai Mbah Surono sebagai ahli kegunungapian dan sederet orang yang akhir akhir ini menjadi buah bibir banyak kalangan.
Cerita tentang pengungsi tentang para relawan serta banyak lagi tentang ketimpangan yang terjadi akhir akhir ini.
Dampak yang luas dan berkepanjangan yang akhirnya kita temui dan di rasakan sebagai akibat Merapi bergejolak bahkan saya tak sempat banyak bercerita di Blogg ini semenjak tulisan terakhir tentang mobil ideal.
Wilayah Gunungkelir yang memiliki jarak lebih dari 50 Km dari merapi saja terkena dampak yang dasyat kerena pada erupsi kedua yang terjadi pada tanggal 5 Nov 2010 kawasan Gunungkelir, Desa Donorejo, Kec Kaligesing, Kab Purworejo.
Hujan Abu vulkanik dari gunung merapi membuat kawasan ini menjadi putih ke abu abuan, butiran pasir lembut yang di semburkan oleh Gunung Merapi yang tertiup angin hingga jatuh di kawasan Gunungkelir mengakibatkan banyak pohon yang tumbang karena tak mampu menahan abu vulkanik yang tertahan di daun nya,
Pohon yang tumbang tersebut mengakibatkan beberapa jalan terputus dan mengakibatkan padam nya ListrikĀ di kawasan Purworejo.
Banyak sekali saudara serta rekan yang berada di perantauan sempat ikut khawatir dan bertanya Tanya tentang keadaan kampung Donorejo dan lebih kawatir lagi ketika saudara yang berada di kampung halaman tidak bisa di telpon karena BTS banyak mati dan sementara HP juga kehabisan batre.
Hanya beberapa teman saja serta saudara yang berteman di Facebook yang sempat bertanya kabar dengan melihat foto foto keadaan di wilayah Gunungkelir dan sekitarnya namun untuk sanak saudara yang tidak memiliki account FB tentu sangat kebingungan untuk mengetahui keadaan Kampung Donorejo.
Untuk memenuhi permintaan saudara dan sahabat yang jauh di luar sana berikut saya lampirkan beberapa foto keadaan Kec Kaligesing saat Hujan pasir Abu Vulkanik dari Gunung merapi semoga mampu menjawab banyak pertanyaan. Untuk melihat foto yang lebih banya Klik DISINI
Tags: blogger, donorejo, Gunung Kelir, Gunungkelir, hotspot, Kaligesing, Kambing Etawa, memandang, pedalaman, pedesaan, pengalaman, pesan, purworejo, Sudut pandang, ternak






November 20th, 2010 at 00:53
Semoga bencana ini secepatnya reda… agar tidak menambah beban rakyat kecil…
Pemandangane malah koyok nang Jepang ya mas…?? *kaya bar udan salju*
November 20th, 2010 at 01:10
hiya mas ngeri koyo arep ketiban langit hahaha
November 20th, 2010 at 05:30
ya memang spt xitalho bilang kayak pemandangan di jepang. Cuma yang di Jepang itu salju di sana abu vulkanik ya…. perlu hujan yang banyak untuk membersihkannya. Sekarang gimana mas? apa masih seperti itu atau sudah mulai bersih?
EM
November 21st, 2010 at 02:22
misakno wedus etawane…
podo stress kabeh…
November 22nd, 2010 at 14:33
Astaga… medeni tenan yo mas.. sampe ke situ sedemikian parahnya… ck ck ck
November 24th, 2010 at 09:53
semoga kita semua dilindungi dari bencana dan marabahaya….
November 24th, 2010 at 21:12
semoga cepat berlalu
November 24th, 2010 at 21:25
semoga badai lekas berlalu
January 22nd, 2011 at 19:32
setuju ama Aneh indah gan, semoga lekas berlalu, dan harus bersyukur dengan apa yg dialami