DSC01323Budaya dalam penafsiran tertentu juga merupakan adat dan tradisi namun dalam artian menurut berbagai sumber dalam bahasa aslinya yaitu terdiri dari kata Budi dan daya yang dalam bahasa jawa di artikan Budi adalah pekerti atau tatanan dalam kebaikan sedangkan daya adalah sebuah kekuatan .

Budaya dalam falsafah jawa memiliki artian adalah orang yang memiliki budi pekerti luhur yang memberikan kekuatan dalam tatanan kehidupan atau boleh disebut berbudaya berarti memiliki tatanan budi pekerti yang serta kekuatan dalam kebaikan.

Dalam tanah jawa budaya memang sangatlah luas dan banyak bagian nya dan memiliki media yang beragam dalam keunikannya.

Salah satu media pengenalan budaya dan pengajarannya melalui media Gamelan atau alat musik tradisional jawa yang terdiri dari slendro dan pelog.

DSC01314Gamelan jawa mengajarkan keragaman keserasian dan mengajarkan kebersamaan karena sudah dapat di pastikan gamelan jawa akan enak di dengarkan dan bisa di nikmati jikala di mainkan secara bersama dan di mainkan sesuai dengan peran nya masing masing .

Dalam satu permainan musik tradisional jawa ini di pimpin oleh kendang dan kendang ini adalah gambaran untuk sebuah kepemimpinan karena kendang tidak memiliki notasi tertentu namun dalam keluwesanya harus mampu mengajak cepat maupun lambat nya tempo dalam permainan musik serta dalam perannya kendang lah yang membari aba aba akan selesainya sebuah permainan atau di sebut suwuk.

Demung adalah bagian dari alat musik yang merupakan patokan nada dalam kejawen di kenal istilah Demung adalah dumunung sak jeroning wiromo atau merupakan ketukan baku notasi dalam permainan yang kemudian akan di dahului oleh Peking dan di ikuti oleh imbal dan lain lainnya serta masih banyak lagi yang bisa di transformasikan .

PICT0031Begitu juga dalam kehidupan sehari hari peran demung ini juga boleh di anggap sebagai perangkat pelengkap yang mampu mengarahkan serta memberi irama dalam kehidupan .

Begitu seterusnya gamelan jawa akan bisa di nikmati apabila semua perangkat ataupun alat musik di mainkan sesuai dengan peran dan tempatnya masing masing.

Di tengah maraknya seni serta media yang terlalu cepat melaju saya di sela sela kesibukan dalam beraktifitas di dunia kerja menyempatkan untuk menarik busur mundur kembali menguak tabir budaya gamelan jawa.

Gunungkelir yang telah menjadi tempat belajar tehnologi Informasi bagi teman teman di wilayah Donorejo dan sekitarnya yang kadang juga menjembatani tranformasi tehnologi dan ilmu pengetahuan di dunia maya bagi kawula muda di wilayah gunungkelir.

Kami dan beberapa tokoh masyarakat di lingkungan gunungkelir beberapa bulan ini mulai merintis untuk gunungkelir sebagai central tranformasi budaya gamelan jawa di wilayah Donorejo, Kec Kaligesing , Kab Purworejo.

Dalam rangka transformasi budaya jawa, gunungkelir.com menyelenggarakan latihan krawitan serta pembelajaran alat musik tradisional jawa yang di lakukan setiap malam minggu dengan alat musik yang masih tergolong sederhana namun mudah mudahan ke depanya akan di kembangkan ke arah yang lebih baik.

Dengan Media budaya alat musik tradisional ini mudah mudahan mampu mentransfer budaya yang adi luhung peninggalan para sunan yang di simpat para tetua agar di mengerti oleh kawula muda di lingkungan gunungkelir untuk sebagai bekal dalam membangun prilaku dan akhlak yang baik untuk kemudian sebagai dasar membagun peradapan yang lebih besar.

Mungkin di antara teman blogger dan teman pembaca yang merindukan suara gamelan jawa silahkan datang dan nikmati pesonanya setiap malam minggu di gunungkelir.

Tags: , , , , , , , , , , , ,

12 Responses to “Membangun Dengan Budaya”

  1. Di rekam terus ditayangkan di blog ini Mas…
    Koyo pas off road kae lho…
    Sukses buat Mas Totok, sukses buat group gamelan gunung kelir

  2. Saya masih senang mendengarkan gamelan, karena masa kecil saya akrab dengan suara itu…

  3. Wah semakin lengkap dan ngangeni pasti!
    Di Klaten, tetangga rumah saya persis juga ada seperangkat gamelan yang slalu diputar setiap malam selasa oleh para pemuda dan bapak2 yang tinggal di situ.

    Wah kalau udah dengerin rasanya nyaman dan damai, Mas…

    Rindu tanah Jawa!

  4. nice article…thanks

  5. Artikel mantap mas. Udah lama gak jalan kesini. Salam

  6. Kulo nuwun,

    Kami dari Komunitas Blogger PENDEKAR TIDAR Magelang tengah menggelar Lomba Menulis tingkat Pelajar se-Eks Karesidenan Kedu. Acara tersebut digelar dalam rangka HUT KOPDAR I dan menyambut Hardiknas 2010. Informasi lengkap dapat dilihat di http://www.pendekartidar.org. Mohon informasi ini dapat disebar luaskan.

    Matur nuwun,

    Salam Bala Tidar

  7. kangen lam aga mampir sini kang 😀

  8. Ide yang bagus.. 😀

  9. Sip, saya jg lagi kangen budaya tradisional sampai2 beberapa hari yang lalu menyempatkan berbincang-bincang dengan sesepuh yang masih aktif meskipun baru kenal 😀

  10. ora komen sik! mung arep inguk-inguk silaturahmi…

  11. SETUJU BANGETZ 😀

  12. Iku Gendhingan ya Pak? hihi
    Didesaku juga masih ada tuh (dance)

Leave a Reply

You can use these tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>