bersama bloggerSetiap individu manusia pastilah memiliki keterbatasan baik masalah kemampuan sampai dengan masalah kesempatan.

Dalam beberapa hal kadang kita merasa bahwa diri kita adalah superior dan serasa memiliki hampir semua kemampuan yang di miliki oleh orang lain, tidak jarang pula kadang kita  serakah dalam mengungkungi beberapa bidang baik dalam segi usaha maupun masalah  kemampuan .

Siapa yang tidak kepingin sukses dalam setiap usaha yang kita bangun dengan kemadirian, tentu semua sangat menginginkan keberhasilan dalam setiap usaha yang kita rintis dan kita rencanakan dengan matang oleh konsep yang ada dalam benak kita .

Namun apabila kita kembali menyadari akan kemungkinan pada sebuah keberhasilan dalam beberapa hal kita haruslah membunuh beberapa sifat individualisme yang ada dalam diri kita , sebab kemandirian yang sukses dan berhasil bukan berarti mengagungkan egosentris yang berlebihan.

Dalam satu contoh keterbatasan yang saya miliki adalah berharganya waktu yang sangat membatasi kemampuan pada kesempatan yang akan kita lalui kadang akan terlewat dengan begitu saja tanpa membuahkan hasil, tentu bukan hal yang mudah jikala saya memiliki keinginan yang berbeda dalam waktu yang sama dan memiliki target dalam pencapaian yang sama dalam kurun waktu yang sama pula ,

kandang kambingDalam  contoh yang berbeda saya sangat ingin sekali mengembangkan usaha saya dalam dunia usaha pembibitan ternak Kambing Etawa sementara disisi lain saya juga harus melanjutkan beberapa pekerjaan maupun usaha yang saya rintis lebih lama ( dunia kontraktor Mekanikal dan Elektrikal ).

Jika saya harus memilih di antara keduanya tentu bukan hal yang bakal saya lakukan untuk meninggalkan salah satunya, karena saya merasa memiliki kesenangan dalam dua bidang tersebut, akhirnya tentu saya akan memilih kedua duanya tetap jalan dan saya gemari sebagai sebuah usaha dalam bagian hidup saya.

Dalam memenuhi keinginan itu tentu sangat tidak mungkin jikala keduanya kita jalankan dengan waktu yang bersamaan apabila kita tidak mampu membagi kebersamaan,

Disini saya kembali harus tertunduk dan harus mengakui sekali ketergantungan saya kepada individu lain ( orang lain ) dalam setiap sisi kehidupan saya, saya sangat meyakini sekali keterbatasan diri saya, okelah mungkin dari sisi ilmu saya dapat dengan mudah mempelajari tatacara dalam berusaha ternak kambing etawa namun saya tidak mungkin sekali menjadi pelaku tunggal dalam hal ini.

Seperti kegiatan usaha di dunia konstruksi saya pun kadang harus melakukan pekerjaan dari estimasi, pra design sampai  terbentuknya Bill of Quantity yang dilanjutkan hingga tender berlangsung , namun pada saat pelaksanaan pekerjaan tentu akan melibatkan banyak sekali orang lain dalam mewujudkan keberhasilan pekerjaan tersebut.

Tentu dalam usaha beternak kambing etawa pun saya juga tidak mampu menyediakan lahan pakan ternak hingga menghidangkan pakan ternak serta kegiatan yang harus memakan waktu dalam beternak kambing etawa, namun hal itu tak membuat saya lantas mengurungkan niatan usaha saya dalam bidang ini .

Ada beberapa cara yang saya tempuh dalam menggeluti bidang usaha ini agar tetap berhasil mengelola peternakan mandiri Gunungkelir.

Cara yang pertama :

saya membangun kandang kambing di beberapa tempat untuk kemudian mengangkat beberapa orang sebagai operator ternak ( peternak ) , saya menunjuk beberapa pemuda yang masih relatif belum memiliki lapangan pekerjaan yang jelas bagi mereka, kemudian saya menyediakan lahan pakan ternak, kandang, hingga bibit kambing etawa kemuadian memberikan gaji pada mereka sebagai pelaku peternakan.

Cara yang kedua :

sistem bagi hasil dengan pelaku peternak yaitu dengan cara saya memberikan bibit kambing etawa dan mereka yang merawat kambing tersebut serta memberikan makan dan menyediakan kandang kambing, dalam hal ini saya tidak memberikan gaji dan tidak menyediakan lahan pakan ternak, sebab umumnya pelaku bagi hasil ( penggaduh ) memiliki modal pakan, kandang dan perawatan ,sementara saya memiliki modal bibit kambing etawa, yang pada akhirnya keduanya memiliki hasil keuntungan yang sama dan memiliki resiko kerugian yang sama juga.

Dalam waktu yang bersamaan akhirnya saya dapat mensiasati beberapa pekerjaan dengan sebuah kebersamaan yang saya bangun dengan beberapa teman usaha serta patner dalam bekerjasama , tentu hal ini juga dapat kita lakukan jikala kita mampu membangun keselarasan kebersamaan terhadap individu yang lain sebagai sebuah kelengkapan dalam sebuah proses dalam kinerja usaha yang kita jalankan.

Selamat membangun kebersamaan dalam keberhasilan

TANPA BLOGGROL AKU BUKAN BLOGGER

Tags: , , , , , , , ,

30 Responses to “Membangun Kebersamaan”

  1. duuuuh itu ada foto saya…
    bersatu kita teguh, bercerai kita…..??? isi ndiri ahhh

    Tapi benar ya mas, kebersamaan dari masing-masing individu bisa menjadikan sesuatu yang sempurna dan saling melengkapi (ngomong apa sih aku ini?….ceritanya biar keliatan berfilsafat dikit hihihi)

    Kebersamaan mas tok dengan kambing etawa, bisa melahirkan kambingetawa.org
    BANZAI!

    EM

  2. Yang kita bagi adalah ilmu dan pengalaman, yang kita sebar adalah senyum, yang kita bawa pulang adalah persahabatan. Lalu yang kita dupak? mwekmwekmwekmwekmwek

  3. senoaji!

  4. jadi Membangun Kebersamaan kunci sukses njenengan 🙂

  5. Mari kita jaga keselarasan tersebut dalam keharmonisan, kawan..
    Terima kasih sahabat, tanpa blogroll apalah arti saia..

  6. Kekuatan kebersamaan akan selalu menjadì jaminan betapa solidnya pertemanan
    Insya Allah tetap rendah hati

  7. Apa ini ya yang namanya ekonomi kerakyatan? Joss tenan kih…
    Oya, ternyata jawaban dari pertanyaan saya adalah itu, bukan blogger namanya kalau tak punya blogroll (lmao)

  8. apa ya kira-kira hubungannya bill of quantity denga blogrol… (lmao)

  9. Sik sik sik..
    sebelum berkomentar banyak, ijinkan saya berkata “Njanur gunung, Mas Tok!” Kemana saja jhe kok ndak pernah nulis lagi?

    Kupikir sudah bermetamorfosis menjadi kambing…

    Embekkk.. eh peace.. 🙂

  10. hebad mas sampean

  11. sdalam kenal mas

  12. tugeder, sesarengan…

  13. akirnya muncul jg tulisannya.

    dulu saya sering merasa bs melakukan segala hal sendiri. tetapi semakin sy tau keterbatasan sy. dan itulah hikmah kebersamaan antar manusia. lebih luas, makhluk. suwun mas.

  14. Itulah kenapa ada semboyan: BERSAMA KITA BISA…
    Kalau sendirian mana bisa???

  15. semoga kedua usaha bisa berjalan berdampingan dan sukses selalu

  16. Ini kok mencoba bertanya sendiri, lalu juga dicoba dijawab sendiri? Ini bertanya apa bercerita? Mana bersamanya?
    Perkambingan Etawa yg terdukung oleh rekayasa Mekanikal dan Elektrikal gimana ya? 🙂

  17. Semoga nanti tambah sukses, wah saya juga pelihara kambing dirumah, tapi bukan etawa, kambing jawa. wah bisa ditiru juga kayaknya! MAKASIH

  18. Bersama kita bisa… Lebih cepat lebih baik…
    LANJUTKAN!…

  19. Saya kira Mas Tok mau bahas soal kebersamaan di Yogya (sesuai foto) itu. Tapi ternyata kebersamaan secara universal (tiwas ge-er), huehehehe.

    Kalimat-kalimat Mas Tok, disadari atau tidak, kerap memancing gairah, melahirkan motivasi-motivasi. Suwun, Mas.

  20. adipati kademangan
    May 21st, 2009 at 14:14

    boleh juga ngurus kandang kambing namun jangan lupa apdet kandang gunung kelir ini. suwe gak apdet mas 😀 .

  21. wah makin sibuk aja nih akang yang satu ini tapi aku setujuk cara yang no satu itung itung mengurangi pengangguran yang semakin buanyak di bumi indonesia ini jadi pengurus /peternak kambing juga pekerjaan yang patut di acungi jempol ya nda kang

  22. meski membangun kebersamaan itu perlu perjuangan dan pengorbanan, tapi hasil yg akan dipetik mampu memberikan kepuasan tersendiri…

    apa kabar mas tok? lama saya tak berkunjung ke sini… 🙂

  23. semua terasa indah dan mudah kalau kita maju bersama 🙂

  24. Jadi teingat sebuah idiom. Tidak diturunkan para nabi oleh tuhan, melainkan dari golongan pengembala. Mengembala kambing itu butuh kesabaran, membuka cakrawala pikiran dan menjernihkan hati 🙂

  25. apa kabar…lho kok males nulis nya sama dengan bunda…
    he..he..kalau bunda memang lagi mati ide,karena banyak pikiran dan sibuk ini itu…

  26. Kebersamaan membawa kemudahan

  27. Hi, Thanks for this kind of interesting writing as I had been in a position to find here. I agree with most of what’s written right here and I’ll be coming back to this site again.

  28. very refreshing of your writing. thank you and please write more about this.

  29. kebersamaan juga membangun viral marketing. salam sukses

Trackbacks/Pingbacks

  1. Membangun Kebersamaan |

Leave a Reply

You can use these tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>