Seperti yang pernah saya tulis pada judul Suzuki Jimny Modifikasi kemudian disambung dengan judul Modifikasi Jimny 4×4 offroad kali ini saya ingin menuliskan besutan terkini si Biru.

Membesut jimny 410 kesayangan saya ini seperti tak ada habisnya, dari waktu ke waktu berikutnya terus berkembang berdasar kebutuhan dan keinginan.

Berawal dari keinginan memiliki tunggangan irit handal di beberapa medan onroad serta offroad memang sangat sulit mencapai kesempurnaan.

Suzuki Jimny 410 Canvastop yang saya miliki sekarang ini mengalami rombakan dan modifikasi yang cukup panjang, dari  waktu pertama saya bawa pulang ke garasi bentuk body masih berujud katana GX meski STNK dan BPKB menujukan jimny canvastop lansiran tahun 1983.

Perubahan pertama yang saya lakukan setelah saya bawa pulang ke garasi gunungkelir adalah modifikasi rem yang semula masih menggunakan drum,  kemudian saya ganti dengan cakram di kedua roda depan, berikut merubah system manual menjadi pompa boster agar mendapat performa yang bagus saat melakukan pengereman.

Perubahan selanjutnya saya beberkan pada tulisan yang berjudul Modifikasi Jimny 4×4 Offroad.

Keinginan saya memiliki jimny 4×4 canvastop membuat saya tega memotong beberapa bagian belakang body mobil.

Jimny yang semula berbody hardtop kemudian bagian belakang saya potong menjadi bak terbuka dengan memperkokoh pilar di belakang bangku kemudi, atap bagian depan saya biarkan menggunakan aslinya hanya dibentuk lebih pendek (trepes) berfungsi  sebagai pelindung pengemudi.

Karena saya pernah mengalami Klontang (istilah terguling bersama mobil saat offroad) kemudian saya memperkokoh pilar tengah dengan memasukan pipa schedule sebagai rangka tengah terhubung dengan pilar depan penyangga kaca dan dibalut body mobil, disamping sisi luar saya menambahkan pipa rool bar.

Rombakan berikutnya saya lakukan setelah saya mengikuti kegiatan light offroad, saya mengalami banyak kendala karena body bagian bawah masih sering tersangkut disebabkan ukuran roda 29 lansiran SIMEX ektreme Trekker.

Meskipun jimny saya terbilang lincah dan ringan namun jika transfer case sudah tersangkut gundukan tanah nyaris sijimny tak berdaya lagi.

Dengan kejadian tersebut kemudian saya memasangkan winch elektrik pada bagian depan mobil dengan maksud ketika mobil tersangkut tetap lolos dengan bantuan winch.

Tak cukup puas dengan hal tersebut kemudian saya berkeinginan mengubah ukuran roda mobil yang semula memiliki ukuran 29 menjadi 31 dengan maksud agar lebih tinggi.

Ternyata keinginan tersebut tidak sederhana karena agar dapat mengubah ketinggian dan memasang roda menjadi ukuran 31 harus melakukan rubahan yang luar biasa banyak.

Saya harus mengepras bagian spakbor depan belakang kemudian mengganti suspensi yang lebih panjang, karena tak lagi bisa menggunakan shock breaker standar jimny.

Berbekal pengalaman beberapa teman kemudian saya mengubah suspensi menggunakan bawaan taft independent yang lebih panjang daripada milik standart jimny, meskipun begitu saya juga harus mengganti daun per bagian depan agar mendapatkan jarak lentur yang sesuai, namun saya tak melakukan penggantian anting per daun karena saya mempertahankan sudut anting standar  kompensasinya saya memperpanjang chasis depan sekitar 10 cm agar daun per milik Suzuki carry yang panjang bisa terpasang dan memiliki sudut kelenturan yang sesuai.

Tak cukup begitu saja lantas selesai masalahnya, perubahan ukuran roda yang menjadi lebih besar ternyata membuat kemudi menjadi berat karena system kemudi jimny 410 lansiran tahun 1983 masih manual, kemudian saya memasangkan system power steering comotan Toyota corolla agar terasa ringan saat melakukan manuver pada tikungan saat berpetualang dengan jimny.

Tibalah saat yang tepat saya kemudian mengikuti Bayangkara Offroad di Magelang Jawa Tengah yang memiliki route menyusuri sungai kemudian menaklukan terjalnya tebing dan mandi Lumpur di pesawahan yang disediakan, terasa berbeda kali ini saya tak memiliki masalah dengan ketinggian dan manuver, namun masalah lain timbul mesin yang biasanya panjang nafas mendadak menjadi cekak terbebani roda yang besar, bahkan kampas kopling sempat mengeluarkan bau tak sedap menunjukan jika tenaga dari mesin tak tersalurkan dengan baik.

Sepulang dari kegiatan tersebut kemudian saya konsultasi dengan beberapa teman dan akhirnya saya memutuskan untuk mengganti transmisi (gearbox) berikut menukar gardan dengan milik jimny lj 80 atau lebih dikenal dengan jimny jangkrik.

Sentuhan juga dilakukan pada jenis bahan kanvas kopling dan sedikit rubahan pada titik bakar serta asupan bahan bakar dari karbu.

Nah sepertinya besutan terakhir jimny sudah mendekati keinginan dengan berbekal kegagalan dan konsultasi pada banyak sahabat akhirnya sedikit demi sedikit saya mendapat keinginan sesuai agar suzuki jimny modifikasi handal di beberapa medan yang saya sering lewati dan tetap lincah dikala berpetualang.

Tags: jimny 410, jimny 4x4, jimny kanvastop, jimny siera, jimny super, jip suzuki, suzuki jimny, Suzuki modif, suzuki modifikasi

12 Responses to “Suzuki jimny Modifikasi 2”

  1. wow, sepertinya harus dicoba nih.
    eh itu bayangkara offroad di Magelang pasti bintang tamunya Katon Bayangkara ya? :))

  2. lha tampilannya masih tetap sama ternyata jeroannya udah “operasi plastik”. wes saiki ra butuh dalan aspal

  3. Terima modifikasi tubuh manusia, Om? Pengen sekali tubuh yang mulai menua ini tetap handal di medan on line dan off line. #Eh :mrgreen:

    Salam persahablogan,
    @wkf2010

  4. kang MT : jangan teriak kalo ikut terguling di dalam mobil yah
    Mbah Sangkil : sampean terakhir lihat masih menggunakan roda 29 sekarang sudah pake ukuran 31 lho mbah makin gede hahaha
    Wongkamfung : walah bengkel modifikasinya yang lumayan susah nyari

  5. Aku suk numpak ah :)

  6. mas Tok, biaya tambahan-tambahan itu semua pasti berkali-kali lipat jimny aslinya ya hehehe
    EM

  7. kapan di ajak muter muter gunungkelir numpak iki..?

  8. perasaan aku wis tau dijak muter-muter numpak si jimmny kuwi… (dalam mimpi hehehe…)

  9. jangkrike mantep tenan. Semoga ane diajak untuk jalan2 pake yang gituan hahahah

  10. asslamualaikum…, cilik, lincah mantep pak lik

  11. Wuih mantap gua suka tuh

  12. asli….juragan kambing iki….sip top markotop….si biru..makin oke.

Leave a Reply

You can use these tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>