totok on November 11th, 2016

Pembangunan Wisata Desa memang sangat menggelitik untuk dikembangkan karena di anggap meningkatkan ekonomi bagi Masyarakat Desa. Beberapa daerah kemudian maju dengan munculnya Wisata Desa yang dikemas sebagai destinasi para wisatawan, baik yang datang dari luar negeri maupun dari dalam negeri sendiri, konsep yang ditawarkan rata-rata adalah potensi alam yang sejuk, potensi keramahan masyarakat Desa serta […]

Continue reading about Euforia Sesat Tentang Desa Wisata

totok on November 23rd, 2013

Kamis dini hari warga Kayugulo dusun Denansri desa Donorejo kecamatan Kaligesing di kagetkan oleh longsornya tebing setinggi kurang lebih duapuluh meter. Tebing yang oleh masyarakat sekitar sering dinamai gunung Keseneng itu terdiri dari batu kapur yang menjulang dan berdiri di perbatasan tanah warga dan perhutani. Fonomena longsornya tebing ini dimungkinkan karena hujan yang beberapa hari […]

Continue reading about Bencana longsor di Donorejo

totok on May 3rd, 2011

Tulisan kepada teman teman yang merasa peduli dan memiliki desa Donorejo Hidup di perbukitan menoreh dengan suasana sejuk serta potensi alam yang tiada duanya memang membuat serasa Desa Donorejo adalah Tanah Sepenggal Surga bagi saya mekipun saya bukan asli kelahiran desa Donorejo Kec Kaligesing Dimana bumi kita pijak di situ langit kita junjung itu adalah […]

Continue reading about Donorejo Kini

totok on March 13th, 2010

Budaya dalam penafsiran tertentu juga merupakan adat dan tradisi namun dalam artian menurut berbagai sumber dalam bahasa aslinya yaitu terdiri dari kata Budi dan daya yang dalam bahasa jawa di artikan Budi adalah pekerti atau tatanan dalam kebaikan sedangkan daya adalah sebuah kekuatan . Budaya dalam falsafah jawa memiliki artian adalah orang yang memiliki budi […]

Continue reading about Membangun Dengan Budaya

totok on November 25th, 2009

Mungkin sebagian orang tidak tahu namun sebagian lagi tahu tradisi semacam ini, saya sendiri sebenarnya tidak tahu apa makna yang sebenarnya tertuang atau di selipkan di balik budaya atau tradisi ini. Turun Tanah atau tedak bumi atau sering di sebut juga Ngedunke adalah tradisi menurunkan anak kita setelah beranjak umur 7 bulan setelah lahir atau […]

Continue reading about Turun Tanah