Sekilas saya teringat ketika saya masih berkutat di jakarta dan di sudutkan pada masalah Kemauan,Kemampuan dan Kesempatan suatu hari saya tanpa sengaja bertemu dengan seseorang yang arif dalam agama atau sebut saja seorang kyai yang memberikan nasihat nasihat mengenai hal kesempatan namun caranya begitu unik yang kemudian sampai dengan contoh dalam Kehidupan nyata
Suatu kali saya banyak ditanya tentang prosesi atupun perjalanan saya dalam menggeluti pekerjaan atau profesi saya sebagai pekerja Kontraktor mekanikal dan elektrikal. Namun tidak banyak yang menanyakan latar belakang pendidikan akan tetapi justru siapa ataupun apa yang membayangi dalam semua kegiatan di dalam usaha yang saya geluti.
Pariman adalah pemuda yang masih belia, yang hidup dengan lingkungan Kota dengan gensi yang cukup tinggi dan di besarkan dengan lingkungan Kota yang mendidiknya memiliki karakter kesombongan yang melangit.
Setiap individu manusia pastilah memiliki keterbatasan baik masalah kemampuan sampai dengan masalah kesempatan. Dalam beberapa hal kadang kita merasa bahwa diri kita adalah superior dan serasa memiliki hampir semua kemampuan yang di miliki oleh orang lain, tidak jarang pula kadang kita serakah dalam mengungkungi beberapa bidang baik dalam segi usaha maupun masalah kemampuan .
