lamun-siroMendengar cerita keperihan pengalaman seorang sahabat baik saya ,saya jadi haru becampur di dalam rongga pikiran saya .

Tidak jarang saya juga mengalami hal yang serupa , ketika suatu hari mendapat pengalaman yang pahit kadang pikiran saya jadi terbelenggu dengan kejadian kejadian pahit tersebut.

Memang tidaklah mudah kita melupakan kejadian maupun pengalaman yang pahit dalam hidup kita ,bahkan kadang kadang melarutkan kita dalam penyesalan yang panjang, tanpa kita sadari luapan emosi yang berlarut tersebut tentu bakal merugikan kita sendiri, yah memang tak mudah menyakini hal hal tersebut adalah pilihan Tuhan sebagai yang terbaik.

Ketika kita larut dalam rasa penyesalan yang dalam akhirnya tumbuh rasa jera untuk bangkit menjadi yang lebih baik atau mencari sesuatu untuk sebagai obat atas sakit hati kepada pengalaman berikut orang yang masuk dalam lingkaran kepahitan pengalaman tersebut,kalo diruntut menjadi panjang , yah dari emosi menjadi sakit hati kemudian sakit jatung ,liver, darah tinggi,kemudian jadi Impotensi ( untuk laki laki ) jika sudah impotensi jelas nggak bisa menghamili,dan seterusnya seperti peringatan rokok itu ,dan berakhir menjadi gila ( sakit jiwa ).

Tuliskan saja kawan apa yang menjadi beban dan kekeruhan pikiranmu hingga puas ,tanpa di sengaja tulisan tentang luapan pikiran dan luapan kemarahan tersebut akhirnya juga menjadi manfaat bagi sesama .

Merujuk tulisan sahabat yang ini , saya pun seperti mendapat manfaat dari tulisan tersebut, memang dalam bekerja sama tidak semudah seperti bermain kartu , saya juga menerawang kembali pengalaman pengalaman hidup yang susah dan pahit dimasa yang silam , tak sedikit sebuah pertemanan yang indah akhirnya ternodai ketika sudah berhubungan dengan uang,jabatan,status sosial,extrima eksistensi diri .

Saya melihat ada dua kategori dalam pertemanan dan kerjasama ketika kita menghormati atau menghargai kepada teman kita akan terbagi sebagai berikut :

bersamaKategori pertama : orang tersebut menjadi lebih hati hati dan lebih menghargai terhadap kita ,dalam artian luasnya semakin kita baik semakin baik pula orang lain,semakin kita hargai semakin memperhitungkan kita juga , ketegori ini biasanya akan berlanjut kenyamanan dalam bekerjasama .analoginya kita sebagai cermin jika orang lain berbaik kepada kita maka akan berbuah baik pula orang tersebut ( toh cermin selalu memantulkan apapun yang didepan cermin )

Kategori kedua : orang yang kita hargai ataupun kita hormati akan berbalik melecehkan atau semakin ngelunjak terhadap kita , tidak sedikit orang yang kita hormati justru malah menganggap kita menjadi rendah, kedekatan yang kita buat akhirnya di salah artikan dengan mengambil keberanian tanpa mempertimbangkan ( dugo roso ) perasaan kawan, sebuah kedekatan yang disalah artikan dengan mengesampingkan perasaan sahabat atau orang lain .

Kategori ini biasanya dapat di ukur dalam perkara yang dangkal sekali dan pasti akan nampak tingkat kedewasaan seseorang disini ( menjadi tua itu sudah biasa namun menjadi dewasa itu adalah pilihan )

Dalam beberapa hal mengenai persahabatan dan pertemanan yang berujung pada kerjasama biasanya saya memiliki beberapa cara yang unik dalam menjajaki sejauh mana dan sedalam mana mereka dekat dengan kita , biasanya saya suka menyanjung dan lebih banyak merendahkan dirisaya sendiri, disitu akan mulai nampak kriteria orang yang berteman dengan kita ( biasanya ada yang mereka tambah merendah juga namun ada yang malah menatap keatas atau ngelunjak ),ini hanyalah tolo ukur yang sederhana mengenai beberpa kriteria teman .

Selanjutnya tak lagi besarnya bualan dan besarnya slogan yang fenomental dengan mengangkat kata kata yang keren atau menyadur bahasa orang , namun kita harus ber orientasi pada bukti yang otentik ( fakta ) ,kenapa kita harus jauh jauh bilang peduli terhadap bencana ini atau peduli terhadap kelaparan di suatu tempat sedangkan kita sendiri tidak mampu menciptakan kepedulian terhadap sekitar kita ( saudara kita dilingkungan kita masih banyak yang membutuhkan kepedulian kita walau resikonya nggak bakalan setenar ketika kita membuat slogan peduli bencana aceh, peduli palestina misalnya )

Dalam kerjasama bentuk benalu ( kawan yang mengibaratkan )biasanya memang akan berasa manis di awal tanpa kelugasan dan serasa kaburbur tanpa adanya kesepakatan yang di tuliskan.

Nah bukan berarti kita tidak saling percaya terhadap kawan kita sendiri ,namun justru dengan membuat kesepakatan yang jelas , membuat rumusan bentuk kerjasama yang baik ,kemudian Tuliskan saja semua bentuk kerjasama dan kesepakatan itu agar kita bisa menjaga kerjasama yang baik tersebut.

Sahabat ….. Aku tak berarti menggurui dan tak bermaksud menasehati namun itu hanya berdasar puluhan kegagalan yang saya lampaui , sebagai sahabat dan saudara yang menjunjung tali hikmah persaudaraan saya hanya menuliskan saja apa yang ada dalam pikiran,Jika saya menulis inipun karena saya hanya membebaskan pikiran dari kepenatan yang bergejolak ,

Saya terkadang memang belajar banyak hal dari tulisan seseorang dan akhirnya bisa memetik pelajaran dan kemanfaatan dari tulisan orang, tuliskan saja apa yang menjadi bebanmu maka akan lega ,ibarat orang mau muntah yah muntahkan saja.( dengan harapan setelah kita tuliskan akhirnya kita terhindar dari gila )  gila ….? tentu saja ketika kita berlarut menanggung beban pikiran dan berlarut mengingat sesuatu hal …tanpa sadar kita menangis sendiri ,atau tertawa sendiri, nah Gila kan….!

Emosi yang menganjal akan segera berganti dengan manfaat bagi diri kita maupun orang lain ( kenapa ) jika di tuliskan.

Kenapa …?

Tanpa sadar ketika seseorang menuliskan keluhan maupun curahan perasaan akhirnya saya sebagai orang lain membaca dan kemudian memiliki penggambaran ( jka itu adalah saya ,jika itu menimpa ,jika dan jika ) nah akhirnya menjadi ladang pengalaman dan wacana yang baik bagi saya.

presentasiKemudian kenapa saya menyarankan Tuliskan saja untuk bentuk kerjasama dan membuat kesepakatan agar kita saling dapat menjaga kesepakatan dan menikmati keindahan kerjasama , dengan konsekwensi kita juga jangan pernah melewati batas atas kesepakatan yang kita tuliskan.

Jadi ketika teman teman mengalami perasaan yang susah maupun sedih ,perasaan senang Tuliskan saja .… saya sendiri menikmati tulisan kawan kawan bloger sebagai wawasan dan hiburan yang luar biasa .

Sebagai contoh saya kadang juga terbius berjam jam dengan tulisan kang Daniel Mahendra ,pak Marsudiyanto, mbak Marswalow,kang Dony Verdian ,mas Iman Br, Tengkuputeh, ikkyu san. terhibur sekali dengan ulasan perjalanan,anyaman kata yang mengandung hikmah,pengalaman hidup,serta sejarah peradapan, tentu dengan tulisan tulisan kawan yang terangkum dalam Link(aran) sahabat bloggrol saya.

Tags: , , , , , ,

99 Responses to “Tuliskan Saja”

  1. orang yang rajin menulis, relatif lebih sehat. secara fisik dan mental
    “Quantum Writing”

    ..quote itu saya temuin di quantum writing… kalo gak salah 😀

  2. saya juga belajar untuk sehat mas makasih ajaranya

  3. saya tuliskan saja koment ini. meskipun tiada berarti

  4. hahaha jangan gitu kang tulisan anda berarti bagi saya ” banget “

  5. Jangan salah Mas Totok, dari semua “jalan-jalan” Njenengan itu, lantas terangkum di blog ini, dan aku belajar lebih banyak lagi di gunungkelir.com

    Suatu hal yang sungguh membahagiakan…

  6. waduh gubrak saya jatuh nih mas sampean sih hahaha
    malu aku sama sampean mas

  7. hmm postingan nya bagus untuk saya renungkan di malam ini.jadi pengen main ke gunung kelir supaya bisa menimba ilmu dengan om.makasih om untuk renungannya yang bermanfaat.

  8. wah saya biasa saja mas cap jelata dan tjap kambing
    selahkan main kesini dan nikmati alam lingkungan saya

  9. aq mengikuti anjuran sampean untk menuliskan saja uneg2 batinku. dan memang benar, semua terasa lbh plong. 😀

  10. wah kok di bilang anjuran ” itu rahasia kang ” jangan bilang ada cinta antara kita

  11. Saya setuju dgn Anda tentang bagaimana cara menyelidiki orang baru yaitu dgn cara meninggikan terlebih dulu untuk tahu kayak apa dia sbenernya. Istilah jawane “mangku”. Filosofi huruf jawa, setiap huruf yang “dipangku” akan mati dan tidak berbunyi hehehehe. Kita memang orang2 jawa, sampai kapanpun dan dimanapun…

  12. wah njenengan detail sekali ya mas .menangkap yang itu
    weh jian salut tenan sama njenengan mas jowone masih di pegang sekali
    padahal sudah intelek namun masih dilengkapi dengan filosofi
    salam untuk keluarga mas

  13. Pokoke “tuliskan caja”, nek ra iso nulis, pokoke dicatet wae… (????? hihihi)…
    *oh ya, saya menuju ke sini melewati Sindikat Kecakot…*

  14. hahahaha nekad

  15. saia gak isa menulis kie pak genthokelir, cuma isa mengetikkan dan ikod memahami perasaan apa yang diketikkan poro sedulur melalui blog..

    seperti halnya pak Andy MSE, saia juga melewati Agregatornya gajah_pesing

  16. @gajahpesing: guaya.. ngajak saingan

  17. hahaha setujuh semua ada agregator

  18. saya hanya bisa tulis komentar doang mas….
    just blogwalking…

  19. hahaha sip setuju salam

  20. semoga suatu saat nanti, bro akan terbius pula dengan tulisan2 saya yang super duper keyen.. 😀

    Saya tau alamat blog bro dari halaman kecakot….
    salam kenal doeloe lah….

  21. salam kenal kembali makasih kunjungannya segera meluncur balik

  22. Tuliskan saja….

    hihihihi…

    Menginspirasi Abu utk semakin giat…

  23. sip lah…..saya yang terinspirasi sampean kok

  24. sayapun akan terus belajar untuk menulis mas Totok dan tulisan2 sampean adalah salah satu inspirasinya

  25. kang Ahmad jangan gitu dong saya jadi malu ahhh

  26. Menulis apa yang kita lihat dan melihat apa yang kita tulis termasuk tulisan sahabat seperti sampean adalah sesuatu yang membanggakan mas

  27. saya juga belajar dari sampean kok mas

  28. setuju dengan sampeyan, saya berusaha mencatat quotes yang menarik. tapi, sayangnya saya masih sulit untuk mengekspresikannya. 😀

  29. hanya agar saya nggak lupa saja

  30. Ya ya tuliskan saja. Kebetulan di http://www.webersis.com ada postingan: Menulis Kesedihan

  31. menuruti motivasi anda juga pak makasih

  32. Itu foto tulisan yang di goa seplawan itu kan Pak? hehehe..makasih udah mampir ke blog saya..

  33. maksih juga mbak untuk kedatangannya

  34. Mas Totok, betul kata sampeyan. Kalo segala sesuatu dipikirin dan dijadiin dendam bakal cepat koit dari alam fana ini karena digerogoti sama penyakit yang makin suka berkolaborasi. Saya dipecat aja tak jadiin posting, biar fikiran fresh. Walaupun sekarang jadi orang bebas merdeka alias pengangguran saya positive thingking aja, bismillah.

  35. nasib kita nggak jauh beda sekarang mandiri lebih berasa mas mari sukses bersama

  36. tak tulis…

  37. hahaha tulis aja mas

  38. wew…. ini pasti mas totok pernah mengalami masa2 persahabatan yang berending kurang manis, hehehe … tuliskan saja, bisa jadi ini menjadi solusi utk megekspresikan beragam kekecewaan dan emosi yang mengendap. semoga saja jalinan persahabatan tak hanya diukur lewat ungkapan: siapa menguntungkan siapa!

  39. itu dulu sekali kok pak hahaha sekarang dah nggak peduli untung rugi berteman yah berteman kerja yah kerja hahaha ” proses” kok

  40. kadang klo ga ada teman curhat ya terpaksa disalurin ke tulisan. ngebantu banget tuh. 😀

  41. hahaha daripada saya jadi setres ya pak

  42. banget, mas totok! (lha, apanya yang banget nih? hihi!)

    karena manusia itu selalu butuh penyaluran uneg-uneg agar tidak senewen, sebaiknya apa yang dipikirkan itu dituliskan saja. soalnya kalau curhat, belum tentu ada teman yang bersedia minjamin telinganya. kalau dituliskan, siapa yang mau protes toh? komputer komputer sendiri, blog blog sendiri.

    dan cerita pertemanan seperti yang mas totok kisahkan itu, memang sayang sekali bahwa hubungan silaturahim rentan kerusakan bila uang sudah urun tempat di dalamnya. uang, bisa jadi berkah, bisa pula kutukan bagi orang yang memilikinya.

  43. betul sekali bu saya juga seperti itu kok

  44. Mari luapkan semua, jangan pendam di hati. Semoga banyak yang tercerahkan dan terselamatkan dengan tulisan ini. Mari…

  45. hahaha betul mbah kyai

  46. menulis adalah salah satu cara sehat menguras beban berat di hati…

  47. Ya, bahkan kita cukup menuliskannya via plurk! (dance)

  48. hahaha maklum Plukers hahaha

  49. yahh memang, dengan sedikit menorehkan uneg2 kita menjadi sebuah tulisan, rasa berkurang beban yang ada. aku pun begitu, semua keluhku, kutulis dalam diary (sebelum pnya blog), kadang tak tahu harus berbagi dengan siapa, tak ada yang sudi mendengar kesahku, hanya diary dan blog serta tentu DIA yang dapat melegakan hati ini.
    makasi mas tulisannya, membuatku tergugah kembali dan tersadar,.
    oya, salam kenal ya,..

  50. salam kenal kembali pengalaman anda pastinya sangat bemanfaat jika di bagikan dengan tulisan agar menjadi sebuah wacana bagi orang lain

  51. menulis juga menunjukkan kreatifitas kita tapi kalau ,menulis sesuai dengan tempat nya

  52. ya betul sekali kalo kita menulis di sembarang tempat jadi menodai keindahan malahan

  53. Namun ada beberapa hal yang memang tak layak kita publikasikan di saat kita gundah gulana, butuh beberapa waktu untuk mengendapkannya untuk akhirnya berbentuk menjadi sebuah tulisan atau bukan.

    Beberapa kali setiap kali ada masalah selalu saya utarakan melalui tulisan, tapi ketika saya baca kembali saya merasa malu sendiri membaca tulisan saya tersebut karena rasanya tak pantas untuk dipublikasikan, setidaknya menurut akal pikiran saya di saat tidak sedang gundah gulana. Meski harus diakui, itu adalah ekspresi kejujuran emosional kita yang bisa menjadi cermin diri kita di masa mendatang.

    Akhirnya, saya putuskan untuk 3 bulan belakangan ini saya lebih suka memendam permasalahan saya sendiri dalam sepi. Biarkan ia menguap tidak untuk saya kenang ataupun saya abadikan.

  54. hahaha jadi bikin penasaran aja nih ceritakan dong please … sukur sukur nanti bisa buat pengalaman buat kita kang

  55. mau nulis tapi tulisanke jelek, ntar kebaca nggak yaw???

  56. di baca kok kang

  57. Menulis ternyata bisa mengurangi stres, bisa menyalurkan ide yang berputar-putar di otak dan butuh penyaluran.

    Dalam hubungan pertemanan, jangan sampai dinodai dengan kerjasama bisnis, karena teman yang baik belum tentu cocok sebagai partner bisnis. Jika akan memulai berbisnis, sebaiknya perlakukan hukum bisnis, semua diatur dan ditulis dengan rapih, apa hak dan kewajiban masing-masing, dan dicatatkan di depan notaris atau sekaligus dibuat akte notariil.
    Banyak pertemanan yang berantakan dan jadi musuh karena bisnis bersama ini, padahal awalnya sebagai sahabat karib.

  58. setuju sekali dengan tips ibu memang kita harus pandai dalam memilahnya antara pertemanan dan bekerjasama
    salam hormat kami bu

  59. pengin nulis tapi takut kalo dibaca orang jadi ketularan stress,
    piye carane nulis sing ora menularkan stress…

  60. hahaha aneh aneh wae sampean mosok nulari toh hahaha

  61. salam hangat dan kenal bang !!!

  62. salam kenal kembali hahaha dan sukses utnuk sampean

  63. analisis yang mantap. orang baik/jujur beda sering malah dianggap “bodoh” kadang.
    menyedihkan…

    🙂

  64. yah itu yang sering saya lihat hahaha

  65. Itu yang sering aku lakukan Pak, menuang isi kepala kedalam tulisan, dengan menulis rasanya sangat lega 🙂

  66. sama terasa lebih plong

  67. berbagi melalui tulisan … apa yang sudah saya rasakan adalah, dengan menulis saya bisa mengurangi beban yang kemudian mengurangi kadar stress dan kemudian lagi bisa sedikit menurunkan tekanan darah.

    Tips: Kalau pun menulis artikel / posting / apa pun masih dirasakan sulit dikarenakan sedang mengalami miskin ide … cobalah jalan yang lebih mudah: menulis komentar saat blogwalk.

    Kalau pun berkomentar juga masih sulit … segera temui psikiater! Anda sedang mengalami masalah kejiwaan dan jangan dibiarkan ia merusak diri Anda.

  68. hahaha tipsnya menarik besok saya tak periksa ke psikater hahaha

  69. jujur…dq bharap, kita bisa menjadi orang-orang dengan kategori pertama..
    Hormat n salut dq buat mas gunungkelir..

  70. hahaha amin mudah mudahan kategori pertama di miliki
    salam sukses kembali untuk njenengan

  71. bagus nih tulisannya pak..

    menambah motivasi menulis

  72. Saya banyak belajar dari tulisan-tulisan yang ada disini, tentang kekerabatan, menghargai orang lain dan juga teknologi…
    Penyataan ini, “saudara kita dilingkungan kita masih banyak yang membutuhkan kepedulian kita walau resikonya nggak bakalan setenar ketika kita membuat slogan peduli bencana aceh, peduli palestina misalnya”, sepertinya sangat pas untuk menggambarkan keadaan negeri kita akhir-akhir ini, lha wong yang disekitar kita masih banyak yang membutuhkan kok malah bikin bantuan ke tempat yang jauh.
    Sukses selalu untuk Mas Totok. Salam.

  73. hahaha jeli sekali sampean kang

  74. yup, kita tulis aja apa yang kita mau dan tau….

  75. ayo menulis hahaha

  76. Yuhuu.. Tuliskan saja..
    Otak pun semakin kreatif..
    😉

  77. betul memang menulis adalah proses mencerdaskan dan nutrisi untuk otak

  78. menuliskan realita yang ada dan ada dalam pikiran kita membuat cakrawala baru dalam menatap hidup yang ada

  79. betul sekali Omiyan setuju

  80. Iya betul, mas Totok. Tulis, tulis, dan tulis. Itu menjadi pelajaran baik bagi orang lain maupun untuk diri sendiri. Tapi boleh dong saya menulis ulang pic yang menurut saya amat bagus:

    lamun sira pinter, ojo ngguroni
    (Jika Anda pintar, jangan menggurui);

    lamun sira banter, ojo nglancangi
    (Jika Anda bisa cepat, jangan mendahului);

    lamun sira landhep, ojo natuni
    (Jika Anda tajam,jangan melukai).

    Terima kasih mas Totok, piwulangnya ini. Salam hangat 😀

  81. hahaha Salam untuk kang Hejis kabarnya baik baik saja kan

  82. dalem banget tuh tulisan di papannya… apalagi yang terakhir, intinya ga boleh sombong. gitu kali ya???

  83. hahaha betul kang piye kabare sampean

  84. Betul mas… Tuliskan saja..!!?
    Masalahnya kadang kita ga ngerti mau nulis apa, udah banyak ide yang ada di kepala, namun ketika ingin menuliskannya, malah bingung ga tau mo nulis apa dan mulai dari mana? (saya banget tuu) 😀

  85. hahaha kok sama ya mas aku juga sering seperti itu juga hahaha

  86. Yup,,, kala sedih, kala kesal, lebih plong kalo dituliskan…

  87. sip sama

  88. Apakah ini yang disebut ‘kotak kebahagiaan’?

  89. hahaha KOtak …? saya juga malah nggak dong ..
    salam sukses untuk masarif

  90. Bingung mau koment apa. yg penting tuliskan aja dech

  91. iya mas, menulis bukan cuma untuk orang lain tapi juga untuk makanan rohani penulis… thanks ya…

  92. setiap nulis unek unek diriku dicemooh
    gimana ya om?

  93. nih gwa tuliskan saja juga dikolom komentar byme
    salam kenal dulu
    byme

  94. Salam kenal…
    Tuliskan saja 😀
    Thanks

  95. setujuh… itu membuang beban ganjalan pikiran yang nggak kita sadari

  96. makasih pencerahanya bos

  97. aku belajar banyak dari orang2 -terutama- seperti sampean mas. dan tulisan kayak begini ini yang selalu bikin aku kangen ng-blog. semoga aku bisa segera nulis lagi… hiks *njupuk tisyu*

  98. Meski tulisan lama yang aku temu tak sengaja (akibat mBah Gugel), namun saya menekadkan diri untuk menambahi komentar disini.

    ***
    Membaca jurnal in cukup waktu 10menitan, bahkan tak nyampe…
    Namun teramat lama untuk saya merenungi setelah membacanya…

    Nuwun banget Kang
    🙁

Trackbacks/Pingbacks

  1. Panjang Atau Pendek??? | Web Blog Of Sapimoto

Leave a Reply

You can use these tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>