fathan 2Mungkin sebagian orang tidak tahu namun sebagian lagi tahu tradisi semacam ini, saya sendiri sebenarnya tidak tahu apa makna yang sebenarnya tertuang atau di selipkan di balik budaya atau tradisi ini.

Turun Tanah atau tedak bumi atau sering di sebut juga Ngedunke adalah tradisi menurunkan anak kita setelah beranjak umur 7 bulan setelah lahir atau penyentuhan terhadap bumi atau tanah yang pertama kali sejak di lahirkan.

Turun Tanah biasanya di saksikan kerabat dekat dan di lengkapi dengan berbagai ritual yang bermacam macam, ritual turun tanah biasanya di adakan di pagi hari kira kira jam 07.00  sampai jam 09.00  pagi yang terlebih dahulu di adakan doa bersama dan potong tumpeng kemudian di lanjutkan dengan menggelar tikar di tanah dan menaruh barang barang seperti padi, pensil,alat tulis, uang, alat alat pertanian, serta berbagai penggambaran profesi dalam kehidupan kita.

fathanHari ini kesempatan bagi Fathan Maulana Arsy untuk pertama kalinya akan mengijakkan kakinya menyentuh tanah sebagai tempat berpijaknya kaki dalam kehidupanya.

Ritual turun tanah bagi Fathan Maulana Arsy adalah peristiwa bersejarah dalam kehidupanya, dalam tradisi ini konon ceritanya akan nampak profesi apa yang akan di gemari nya nanti terlihat ke arah mana dia akan mengambil berbagai alat yang di sediakan oleh tetua adat .

Namun itu hanya mitos dan tradisi yang merupakan pengharapan atau doa yang tak terucap dari para orang tua serta moyang nya, yang juga merupakan petuah yang tak terkelupas saja.

Yang terharap bagi kami kedua orang tuanya tentu saja adalah dimana bumi kamu pijak di situlah langit kamu jinjing.

Terima kasih untuk para sahabat dan para kerabat saya yang berkenan datang tak lupa untuk kang Suryaden Dkk  dan memberikan doa restu pada anak kami di acara turun tanah ini .

Tak lupa kami mohonkan doa dari semua pembaca untuk anak kami…………

salam hormat kami sekeluarga

Tags: blogger, bukit, donorejo, fathan maulana arsy, Gunung Kelir, Gunungkelir, Kambing Etawa, memandang, pedalaman, pengalaman, penulis, rakyat, selamat, zona lagu, zona ponsel, zona sepeda

35 Responses to “Turun Tanah”

  1. Weh.. Fathan semoga cepet jalan dan sehat selalu ya…..
    Semoga menjadi anak yang sholeh.. yang berbakti kepada Tuhannya, rasulnya dan orang tuanya….

  2. Weh, slametane lengkap…
    Biasane nganggo dikurungi kan Mas?

    Opo ning kene rak ono ritual dikurungi?.

  3. sugeng sukses buwat Fathan Maulana Arsy, maaf belum dapat berkunjung

  4. semoga Fathan Maulana Arsy akan tumbuh sebagai anak yang menjadi kebanggan keluarga

    diriku dl tiap hari turun tanah
    lah, mainnya di tanah mulu dari kecil he he he

    pokoknya selamat aja dhe buat Fathan

  5. selamat untuk fathan

  6. selamat yah bos untuk putranya dan sukses untuk adi fathan

  7. genthokelir yunior wis medun lemah horeee sesuk njur melu dolan ro pak lik yah

  8. selamat untuk fathan mudah mudahan jadi harapan kedua orang tuanya

  9. selamat untuk fathan maulana arsy

  10. Didoakeun agar Fathan bisa tumbuh besar, sehat dan pintar menjadi kebanggan orang tua dan berguna bagi bangsa. Selametannya meriah sekali..

  11. Kalo di Klaten biasa disebut Tedhak siten, Mas..
    Tapi kupikir sama saja karena siti kan artinya juga tanah/bumi.. :)

    Selamat untuk Fathan, semoga semakin kokoh menyangga hidup di atas bumi!

  12. — wah kalo aku dulu, kapan pertama kali turun tanah`ny ya…? —– :)

  13. ternyata masih ada juga adat turun tanah yach..hehhe ditempatku ada juga begituan tapi yach agak beda aja…hehhehe

  14. semoga fathan kelak dapat menjadi kebanggan orang tua.

    ditempat istriku ponorogo prosesi acara seperti ini justru dilakukan malam hari mas,jadi kira2 jam 9 malam si bayi dimandikan dengan air dingin.

  15. Selamat untuk Fathan Maulana Arsy…. setelah memijak bumi tak lupa terbang ke langit menggapai cita…

  16. Tak terasa Fathan telah berusia 7 bulan…semoga menjadi anak yang pandai, berbudi baik, dan hormat pada orangtua

  17. Salam Takzim
    Setelah mendengar butiran-butiran hikmah Idul Adha di masjid dan di tanah lapang, mari kita aplikasikan hikmah semangat berqurban kepada sesama dan kerja keras sekeras ibunda Hajar dalam mendapatkan setetes air cinta untuk Nabi Allah Ismail.
    Salam Takzim Batavusqu

  18. Iki komenge mas Zipor kok ngopas nengendi-2 padha ya? :D

  19. Itu hanya tradisi mas, sebagai bangsa yang ngilmiah, mestinya kita bisa mencari apa makna dibalik itu.
    (Padune umur 7 bulan kan otot sikile wis rada kuwat to mas) :lol:

  20. Mariska dulu tidak pernah seperti itu kak.

  21. alhamdulilah. semoga menjadi anak yg berbakti

  22. Anakku yang ke-2 masih berusia 3 bulan.
    Masih lama turun-tanahnya.

  23. wah.. ojo2 sinang langsung mbrangkang munggah tower… (doh)
    *nderek bungah dan kirim pandonga kanggo sinang*

  24. muga muga anaknya menjadi anak yang berbakti pada ke dua orang tua pak….

    amien

  25. banggane punya ponakan kreatif milih barang yang disediakan.. :D

  26. wah si kecil nya rodo chubby Om..lucu, hehehe

  27. kalau di Jogja…yang masih melakukan acara adat lengkap …biasanya keluarga Kraton.
    Sangat menarik…lepas dari hal yang ribet dan unik itu…semua langkah dan ubarampe dalam upacara adat ini mengandung falsafah yang bagus….begitu kata para kerabat kraton..

  28. Wahhh selamat ya Fathan.. Semoga jadi anak soleh suatu hari nanti.

  29. Adat turun tanah itu ada diseluruh Nusantara, dengan ragam dan cara berbeda… Di Aceh juga ada…

  30. Semoga menjadi anak yg berkarakter kuat dan cintah terhadap tanah kelahirannya mas :)

    salam sayang buat Fathan :)

  31. smoga Fathan Maulana Arsy menjadi blogger juga :D

  32. baru tau ada tradisi ritual semacam ini. belum pernah menghadiri atau pun membuat acara sepeti ini. menarik juga ya sepertinya ..

    Cara Membuat Web

  33. Fathan lucu sekali iah :)
    semoga Fathan bisa menjadi anak yang sholeh banggaan kedua orangtua Amien
    Thankyu dan sukses slalu :)

  34. i just wanna thank you for sharing your this information and your site or blog this is simple but nice article I

Trackbacks/Pingbacks

  1. RITUAL TURUN TANAH | Insyira's blog

Leave a Reply

You can use these tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>